Gathan Saleh Hilabi
RIAUPOS.CO – Gathan Saleh Hilabi resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penembakan yang terjadi pada 8 Februari kemarin di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Ia bahkan langsung ditahan di Polres Metro Jakarta Timur, setelah sebelumnya masih berstatus sebagai saksi.
Terkait ditetapkannya Gathan sebagai tersangka, polisi pun menjerat mantan suami Cut Keke dan Dina Lorenza ini dengan Pasal 338 juncto pasal 3 terkait dengan percobaan pembunuhan dan atau pasal 1 ayat 1 UUD Nomor 12/1951 undang-undang terkait dengan membawa atau memiliki senjata api atau senjata tajam tanpa hak.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly pun menerangkan, bahwa penetapan status Gathan Saleh Hilabi menjadi tersangka dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara.
“Terkait perkembangan kasus dari terduga pelaku berinisial GSH sesuai dengan hasil gelar perkara melibatkan pelaku di Jakarta Timur dalam hal ini dari Dittipidum Polda Metro Jaya dan ditambah Propam Polda Metro Jaya, disimpulkan dan diputuskan bahwa status terduga pelaku dan berdasarkan fakta-fakta hukum ditingkatkan statusnya menjadi tersangka,” kata Nicolas Ary Lilipaly dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Timur, Kamis (29/2).
“Saudara GSH dari saksi ditingkatkan menjadi tersangka dan selanjutnya diambil keterangannya sebagai tersangka,” tambah Nico.
Setelah menetapkan status Gathan Saleh Hilabi menjadi tersangka, ia pun akan ditahan selama 20 hari ke depan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.(int/eca)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.