Categories: Ekonomi Bisnis

Kurangi Impor, Jargas PGN Lebih Hemat Dibandingkan Elpiji

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) terus melakukan pengembangan energi dalam mengurangi impor. Saat ini, pemerintah berencana membangun jaringan gas (jargas) untuk keperluan rumah tangga.

Dari jargas tersebut pemerintah dapat menghemat impor elpiji sekitar 60.558 ton per tahun. Potensi penghematan pun juga dapat dirasakan oleh elpiji 3 kilogram hingga sebesar Rp33,25 miliar. Hal ini ditegaskan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Alimuddin Baso.

Untuk itu, selama sepuluh tahun hingga akhir 2019 telah terealisasi pembangunan jargas nasional untuk 537.930 sambungan rumah (SR). "Porsi jargas 74,4 persen dari APBN, 24,72 persen oleh PGN, dan 0,87 persen oleh Pertamina," ujarnya di Wisma Bisnis Indonesia Jakarta, Kamis (30/1).

Meskipun demikian, kata dia, angka tersebut belum mencukupi. Sehingga dalam kirim waktu lima tahun pemerintah menargetkan pembangunan 4 juta SR. Untuk tahun 2020, pemerintah menargetkan membangun 316.070 SR, tahun 2021 sebanyak 733.930 SR, 839.555 SR pada tahun 2022 dan tahun 2023 serta 2024 masing-masing 800.000 SR.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri baik untuk industri maupun rumah tangga. Pengembangan jaringan gas yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk selain dapat meminimalisir subsidi yang harus dialokasikan negara, pemanfaatan gas alam juga lebih bersih dan sangat efektif menekan polusi.(jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

6 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

6 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

6 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

6 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago