Categories: Ekonomi Bisnis

Rekor, Emas Antam Tembus Rp1 Juta per Gram

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga emas dunia kembali melesat lebih dari 1 persen dan berpijak pada rekor baru, Selasa (28/7). Kenaikan harga emas disebabkan depresiasi dolar Amerika Serikat (AS) dan harapan langkah-langkah stimulus untuk memerangi pukulan ekonomi akibat Covid-19 mendorong investor memilih berinvestasi ke aset yang berisiko rendah.

Harga emas batangan Antam, Selasa (28/7) naik Rp25.000 hingga tembus ke level Rp1 juta per gram yaitu menjadi Rp1.022.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga naik Rp23.000 ke level Rp919.000 per gram.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot melesat 1,1 persen menjadi 1.963,91 dolar AS per ounce pada pukul 07.30 WIB, setelah menyentuh rekor tertinggi 1.966,76 dolar AS per ounce di awal perdagangan Asia. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat melambung 1,4 persen menjadi 1.958,80 dolar AS per ounce.

Seperti diketahui, Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,1 persen, bertahan di dekat level terendah dua tahun yang dicapai pada sesi sebelumnya. Sehingga membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Faktor pendorong selanjutnya yaitu, sejumlah negara Asia memberlakukan pembatasan atau lockdown. Sementara penetapan karantina di Inggris terhadap pelancong dari Spanyol mendorong pembukaan kembali aktivitas liburan musim panas di Eropa menjadi berantakan, ketika dunia menghadapi prospek gelombang kedua infeksi Covid-19.

Harapan untuk percepatan pemulihan ekonomi memudar ketika infeksi virus corona menunjukkan beberapa tanda perlambatan. Lebih dari 16,35 juta orang dilaporkan terinfeksi virus korona secara global dan 649.225 meninggal.

Selain itu, Senat Partai Republik kemarin mengusulkan paket bantuan Covid-19 senilai 1 triliun dolar AS yang disepakati dengan Gedung Putih. Ini membuka jalan bagi pembicaraan dengan Partai Demokrat tentang bagaimana membantu warga Amerika Serikat ketika tunjangan pengangguran yang diperluas bagi jutaan pekerja berakhir pekan ini.

Adapun logam lainnya, seperti perak melambung 3,7 persen menjadi 25,52 dolar AS per ounce, platinum naik 0,5 persen menjadi 950,41 dolar AS per ounce, dan palladium menguat 0,3 persen menjadi 2.318,43 dolar AS per ounce.(das)

Laporan: JPG (Jakarta)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

1 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

1 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

1 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

1 hari ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

1 hari ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

1 hari ago