Categories: Ekonomi Bisnis

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma untuk periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi untuk kelompok umur tanaman sembilan tahun kini mencapai Rp3.985,26 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dilakukan melalui rapat yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Dalam prosesnya, penetapan harga mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim, kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur sembilan tahun.

Kenaikan tersebut mencapai Rp54,71 per kilogram atau sekitar 1,39 persen dibandingkan harga pada periode sebelumnya.

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.985,26/kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp18,27/kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp101,87 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp706,80 dari minggu lalu,” katanya.

Supriadi menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut adalah harga rata-rata yang ditetapkan tim.

Sementara apabila masuk dalam validasi dua, maka harga yang digunakan mengacu pada rata-rata KPBN. Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.737,50, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp14.953,00.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” sebutnya.

Dalam proses penetapan harga TBS di Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun terus melakukan pembenahan tata kelola.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penetapan harga dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan rasa keadilan bagi kedua pihak yang terlibat dalam kemitraan.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (sol)

Redaksi

Recent Posts

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Pil Ekstasi

Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…

9 menit ago

Kafe A Tak Berizin dan Sudah Tiga Kali Ditegur, Satpol PP Kuansing Siapkan Langkah Tegas

Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…

30 menit ago

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

1 jam ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

2 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

3 jam ago

Pedagang Pasar Kodim Pekanbaru Kembali Dapat Surat Peringatan, Diminta Segera Pindah

Ratusan pedagang Pasar Kodim Pekanbaru mendapat surat peringatan kedua dan diminta pindah ke Pasar Higienis…

3 jam ago