Ilustrasi emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Istimewa)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Investasi emas diprediksi akan meningkat tahun depan. Investasi dan harga emas diperkirakan akan mengalami tren peningkatan mengikuti perkembangan ekonomi dunia.
General Manager UBPP (Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian) Logam Mulia, PT Aneka Tambang Tbk Abi Anwar berkata kalau emas batangan lebih diminati dibandingkan emas jenis perhiasan.
“Berdasarkan data penjualan kita, emas yang diminati berupa emas batangan, kalau kita lihat trennya memang banyak ke variasi gram emas yang relatif kecil, 10 gram, 50 gram dan 100 gram yang favorit dibandingkan yang lain,†jelasnya di Hotel Hermitage, Jakarta, Selasa (26/11).
Hal itu disebabkan masyarakat mulai sadar akan pentingnya berinvestasi. Pasalnya, emas memiliki daya tahan nilai ketika ekonomi global sedang tidak aman.
“Mereka meyakini bahwa emas itu sebagai produk safe haven, pada saat krisis biasanya emas mempunyai daya tahan, kalau dalam investasi namanya lindung nilai,†kata dia.
Dia juga memperkirakan harga emas akan berada dikisaran USD 1.500 per troy ounce (1 troy ounce atau 31 gram) pada awal tahun depan. “Banyak pemain emas yang memprediksikan harga emas ini akan bergerak di level USD 1.500, saat ini harga emas ada di level USD 1.450,†ujar dia.
Untuk meningkatkan literasi pentingnya berinvestasi, pihaknya pun telah mengeluarkan produk emas digital bernama Brankas sejak 2015. “Ya tentunya kita mendekatkan produk kita ke generasi milenial dan membuat generasi milenial mulai aware investasi untuk secure di masa depannya,†tutupnya.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.Com
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…