Categories: Ekonomi Bisnis

Samsung Ubah Teknologi S Pen, Bisa Dipakai di Galaxy Fold

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pena stylus Samsung atau lebih dikenal dengan S Pen selama ini hanya dapat dipakai untuk smartphone flagship Samsung Galaxy Note Series.

Namun dari sejumlah laporan menyebutkan bahwa S Pen bakal ada juga untuk ponsel Samsung tipe lain, seperti S Series atau Galaxy Fold alias seri smartphone lipat Samsung.

The Elec yang mengutip UBI Research melansir, Samsung akan mencoba menerapkan S Pen lagi untuk generasi ketiga. Meskipun penerapan itu memerlukan alih teknologi.

Galaxy Notes menggunakan Electo-Magnetic Resonance (EMR). Yaitu, bekerja dengan stylus pasif dan umumnya lebih murah dengan akurasi yang baik dan latensi yang rendah dibandingkan dengan stylus Active Electrostatic Solution (AES).

Namun, Samsung dilaporkan mengalami masalah dengan mengintegrasikan digitizer EMR dengan Ultra Thin Glass (UTG) di Galaxy Fold Series. Kabarnya bisa membuat layar bisa fleksibel. Masalah tersebut yang membuat rumor S Pen akan datang di Galaxy Fold 2 tak terjadi.

Menurut prediksi UBI Research, jika masalah itu diselesaikan pada waktunya, maka Samsung akan beralih ke teknologi AES. Sebab, AES diklaim bisa menghindari karakteristik masalah tertentu dari EMR, seperti cursor drift dan jitter.

AES juga menawarkan akurasi yang mendekati sempurna piksel dan mendukung pengenalan kemiringan. Teknologi ini sebelumnya telah berfungsi di tablet Microsoft Surface dan Apple iPads.

S Pen sendiri telah mendukung pengenalan kemiringan, tetapi kurang dari sempurna karena cara kerja EMR. Mengintegrasikan sensor yang diperlukan oleh AES ke dalam perangkat keras Y-OCTA yang digunakan oleh layar AMOLED Samsung akan mempersulit desain IC.

LG Display dan BOE juga mengembangkan layar lipat berbasis AES. Jika Galaxy Fold selanjutnya diprediksi menjadi Galaxy Fold 3 mendapat dukungan stylus, maka mungkin akan ada persaingan yang menarik untuk teknologi tersebut.

Para analis melaporkan bahwa Samsung akan menggandakan ketebalan UTG dari 30 mikron menjadi 60 mikron, sehingga dapat menahan tekanan dari ujung stylus. Kekhawatiran tentang daya tahan juga merupakan bagian dari alasan dukungan S Pen ditangguhkan dari Fold 2.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

14 menit ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

20 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

22 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

23 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

2 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago