PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka merayakan 75 tahun Hari Listrik Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) berbagi kebahagiaan bersama 75 ribu anak yatim dan duafa, Ahad (25/10).
General Manager PLN UIP3BS Nur Wahyu Dhinianto menyampaikan, kegiatan ini berlangsung secara serentak di Indonesia. "Ini adalah acara khusus untuk ulang tahun ke-75 PLN. Kegiatan ini bersifat nasional dan dilaksanakan oleh masing-masing unit induk se-Indonesia," kata Nur Wahyu.
Lebih lanjut Nur Wahyu mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya mengutamakan untuk memberikan bantuan. Bersama dengan PLN Peduli dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN, pihaknya memberikan bantuan kepada 75 ribu anak yatim dan kaum duafa. "Total bantuan Rp600 juta untuk UIP3BS yang terdiri dari 12 unit pelaksana tersebar dari Banda Aceh sampai Tanjung Karang (Lampung)," ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru Nur Laila mengungkapkan, pihaknya sangat senang dengan bantuan yang diberikan PLN. "PLN selalu berbagi dengan kaum duafa dan anak yatim di lingkungan sekitar PLN. Kami sangat gembira dengan hal tersebut," ujar Laila.
Laila berharap, PLN dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat di mana pun, dan dapat memberi penerangan listrik di berbagai daerah sesuai dengan slogan yang dibawa yaitu Menerangi Indonesia Memajukan Bangsa. "Semoga PLN maju dan sukses," harapnya. #plnpeduli #ybmpln #hln75 #menjejakmanfaat.(das)
Laporan: MUJAWAROH ANNAFI (Pekanbaru)
PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…
Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…
IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.
Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…
Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…
Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…