Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (tengah) didampingi Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kiri) dan Deputi Gubernur Erwin Rijanto (kanan) bersiap memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor BI, Jakarta, Kamis (19/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pergerakan pasar keuangan domestik masih rentan terhadap ketidakpastian global. Beberapa pemicunya, antara lain, perang dagang hingga kondisi geopolitik. Untuk itu, salah satu yang diperlukan demi mendukung pembiayaan adalah mendalami pasar keuangan. Sayang, instrumen keuangan yang ada saat ini masih terbatas, khususnya untuk tenor di bawah setahun.
Bank Indonesia (BI) pun mendorong penerbitan surat berharga komersial (SBK) sebagai alternatif sumber pembiayaan bagi korporasi. “Kenapa menerbitkan SBK, karena dapat meningkatkan variasi instrumen pasar uang yang diyakini bisa mempercepat pendalaman pasar keuangan dari sisi pembentukan harga,” jelas Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (25/9).
Mantan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu melanjutkan, selama ini pasar keuangan domestik kekurangan referensi untuk instrumen jangka pendek atau kurang dari setahun. Yang ada hanyalah obligasi pemerintah atau surat berharga negara (SBN) yang rutin diterbitkan namun dengan tenor di atas setahun.
Sebenarnya, SBK bukan barang baru. SBK yang dulu dikenal dengan nama commercial paper (CP) pernah diterbitkan pada 1997–1998.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.