Pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru foto bersama dengan pihak maskapai saat peresmian rute penerbangan Pekanbaru-Sibolga, akhir pekan kemarin. Bandara SSK II untuk Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rute penerbangan baru Pekanbaru–Sibolga resmi mengudara dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru. Rute ini dilayani oleh maskapai Wings Air dan menjadi tambahan penting dalam jaringan transportasi udara regional.
Pembukaan rute tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat, pelaku usaha, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dibanding jalur darat, penerbangan ini diharapkan menjadi alternatif perjalanan yang lebih efisien dan nyaman.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad, mengatakan bahwa hadirnya rute Pekanbaru–Sibolga menandai terbukanya konektivitas udara baru antara Provinsi Riau dan wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
“Pengoperasian rute ini merupakan wujud sinergi antara pengelola bandara, maskapai, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan pelayanan serta aksesibilitas transportasi udara. Kehadiran rute ini juga memperluas pilihan destinasi bagi pengguna jasa bandara,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembukaan rute Pekanbaru–Sibolga diharapkan mampu memperkuat konektivitas udara di Pulau Sumatera, mendorong pemerataan pembangunan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, lanjut Achmad, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan rute penerbangan baru guna menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebelum melayani penerbangan Pekanbaru–Sibolga, pesawat Wings Air tersebut terlebih dahulu mengoperasikan rute Gunungsitoli–Pekanbaru. Rute yang dibuka beberapa bulan lalu itu mendapat respons positif dari masyarakat.
“Kehadiran satu pesawat yang melayani beberapa rute ini menjadi simbol keterhubungan antarwilayah yang semakin erat, membuka peluang baru, serta memperpendek jarak antardaerah di Sumatera,” pungkasnya.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.