Categories: Ekonomi Bisnis

Indosat Ooredoo Optimalisasi Jaringan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Memasuki bulan Ramadan tahun ini, masyarakat Indonesia berada di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), yang tidak diketahui kapan akan berakhir. Keperluan akan telekomunikasi semakin meningkat signifikan, seiring dengan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), physical distancing terus digalakkan, sehingga komunukasi lebih dianjurkan melalui sambungan telepon dan video.

Oleh karena itu, Indosat Ooredoo menyiapkan jaringan sehingga pelanggan dapat tetap terhubung, sehingga bisa berkomunikasi dengan lancar, serta melaksanakan berbagai kegiatan selama Ramadan hingga dan hari raya.

Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha mengungkapkan, optimalisasi jaringan oleh Indosat Ooredoo telah dilakukan sejak adanya anjuran belajar dan bekerja dari rumah. "Tingginya keperluan telekomunikasi pelanggan tercermin dari peningkatan trafik data sekitar 24 persen dan hambatan telepon sekitar 11 persen dibandingkan hari biasa. Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan antara lain YouTube, WhatsApp, Facebook, dan Instagram dengan kota yang tercatat mengalami peningkatan tertinggi berada di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," katanya.

Vikram menuturkan, secara umum, Indosat Ooredoo telah melakukan peningkatan kapasitas untuk layanan data sekitar 60 persen untuk mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi yang diprediksi akan meningkat sebesar 20 persen dibanding hari normal terutama di situasi yang berkembang belakangan ini.

"Melihat situasi terkini, dimana kebutuhan telekomunikasi pelanggan meningkat saat pergerakan terbatas, kami berupaya memastikan jaringan tetap optimal baik di perkotaan maupun pedesaan, karena apapun kondisinya, silaturahmi menjadi yang yang penting. Kami berharap semua akan segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," ujarnya.

Selain itu, Vikram menambahkan Indosat Ooredoo telah mengoptimalkan jaringan datanya untuk kebutuhan internet pelanggan pada masa beraktivitas dari rumah dan silaturahmi saat Ramadan dan Idulfitri di area pemukiman Jabotabek tujuan mudik di Jawa seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Jember, sampai dengan Banyuwangi, bahkan luar Jawa seperti Lampung, Pekanbaru, Palembang, Medan, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, dan Makassar.

Pemantauan kualitas jaringan dan layanan di seluruh Indonesia juga terus dilakukan melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) yang memantau lebih dari 400 titik dengan lebih dari 1500 karyawan yang melakukannya selama masa Siaga Lebaran untuk memastikan seluruh pelanggan tetap lancar berkomunikasi.

Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo, juga mengeluarkan kampanye "Tidak Ada yang Lebih Penting dari Silaturahmi" yang didukung dengan paket Freedom Kuota Harian.  "Kampanye ini ingin memberikan semangat kepada masyarakat Indonesia bahwa budaya silaturahmi tidak boleh luntur, terlepas dari keterbatasan yang harus dihadapi. Bagaimanapun, bulan Ramadan akan selalu memiliki makna sebagai bulan suci yang membawa berkah serta menjadi momen untuk kembali mendekatkan diri dengan keluarga dan kerabat terdekat," tukas Vikram.

Sebagai bentuk dukungan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota harian dengan harga yang lebih terjangkau, untuk memastikan agar setiap harinya konsumen bisa memiliki kuota internet yang cukup untuk bersilaturahmi bersama teman dan keluarga setiap hari. Lebih dari itu, IM3 Ooredoo juga akan mendonasikan Rp2.000 dari setiap aktivasi paket Freedom Kuota Harian untuk penanganan Covid-19.

Layanan pelanggan Indosat Ooredoo juga selalu siap membantu pelanggan dan tersedia di berbagai saluran seperti aplikasi MyIM3, call center 185, media sosial Twitter dan Facebook Messenger, serta website indosatooredoo.com.(jrr)

Laporan: MUJAWAROH ANNAFI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

11 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

11 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

11 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

12 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

12 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

12 jam ago