Categories: Ekonomi Bisnis

Pasar Mobil Cina Ambruk karena Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wabah virus corona di Cina  menyebabkan penjualan ritel mobil penumpang ambruk 92 persen dibandingkan tahun lalu. Data tersebut diungkapkan oleh Asosiasi Mobil Penumpang Mobil Cina (CPCA). Sebagaimana dilansir JPG dari AutoBlog, Ahad (23/2), penjualan kendaraan penumpang Cina mencatat 4.909 unit dalam 16 hari pertama, turun dari 59.930 kendaraan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Data dari CPCA juga menunjukkan, angka utama menunjukkan betapa terasanya wabah tersebut ketika mengenai salah satu pasar mobil terbesar di dunia itu. "Sangat sedikit diler yang dibuka pada pekan-pekan pertama Februari, dan mereka memiliki lalu lintas pelanggan yang sangat sedikit," katanya.

Wilayah Cina daratan mencatat, ada sekitar 889 kasus infeksi virus corona baru yang dikonfirmasi pada Kamis. Korban tewas juga naik 118 menjadi 2.236, sebagian besar di ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan, tempat wabah dimulai, dan yang masih diisolasi.

Pasar mobil Cina kemungkinan akan mengalami penurunan penjualan lebih dari 10 persen pada semester pertama tahun ini karena epidemi corona dan sekitar 5 persen untuk sepanjang tahun. Namun prediksi tersebut bisa saja lebih buruk jika saja virus corona tak tertangani tuntas sampai April.

Hal tersebut dikatakan oleh badan industri otomotif utama negara itu, Asosiasi Produsen Otomotif Cina atau CAAM kepada Reuters pekan lalu. Untuk menstabilkan pasar, di mana lebih dari 25 juta kendaraan terjual tahun lalu, kementerian perdagangan Cina mengatakan, akan memperkenalkan lebih banyak langkah untuk meningkatkan konsumsi mobil.

Pembuat mobil lokal, Geely misalnya, telah meluncurkan layanan bagi pelanggan untuk membeli mobil secara online dan mengirimkannya langsung ke rumah mereka, dalam upaya untuk meningkatkan penjualan ketika wabah virus korona mendorong pembeli untuk menjauh dari ruang pamer.

Pembuat mobil lain seperti Tesla, BMW dan Mercedes-Benz juga telah mulai mempromosikan produk secara online dalam beberapa pekan terakhir ketika krisis kesehatan meningkat dan pihak berwenang memperingatkan orang untuk menjauh dari tempat-tempat umum.

Konsumen dapat memesan dan menyesuaikan mobil mereka di situs web. Termasuk menawarkan test drive di mana konsumen potensial akan dapat mengatur waktu dan lokasi mulai dari alamat rumah mereka dengan berkoordinasi dengan diler lokal.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

187 Jemaah Kuansing Siap ke Tanah Suci, Ini Lokasi Hotel Dekat Masjid Nabawi

Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…

13 jam ago

Dari Demo ke Penggerebekan, Dugaan Peredaran Narkoba di Panipahan Terkuak

Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…

14 jam ago

Tergerus Pasang Surut, Jalan di Inhil Ambruk dan Tak Bisa Dilalui

Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…

14 jam ago

Komisaris hingga Direktur SPBU Diciduk, Skandal Solar Subsidi Terbongkar

Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…

15 jam ago

25 Kios Batu Akik Pasar Palapa Dibongkar, Area Disulap Jadi Taman dan Parkir

Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…

15 jam ago

KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…

18 jam ago