Categories: Ekonomi Bisnis

Gayatri Hadirkan Kopi Arabika Kemasan Pertama di Indonesia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kopi arabika dikenal sebagai kopi yang hadir di cafe-cafe. Kini kopi arabika hadir di tengah-tengah masyarakat dalam bentuk sachet dengan merek dagang Gayatri.

Regional Sales and Promotion Manager West Region PT Mentari Agri Pusaka (MAP) Ferdinand Lie menjelaskan, Kopi Gayatri adalah satu-satunya kopi arabika sachet yang beredar di Indonesia. Hadirnya kemasan sachet ini bertujuan agar masyarakat umum dapat menikmati nikmatnya kopi arabika.

"Kopi Gayatri ini satu-satunya kopi arabika sachet yang beredar di Indonesia. Kopi arabika biasanya dihidangkan di cafe. Jadi kami saat ini melakukan pemasaran di seluruh channel distribusi seperti grosir, retail, warung kopi seduh, dan lain-lain," katanya dalam kunjungan dan agenda ngopi bersama Riau Pos di Graha Pena Riau, Rabu (22/12).

Dalam agenda ini turut hadir dari Tim Gayatri, BDE Pekanbaru Hendra, Tim Leader SPV Muhammad Zikri, BAM Gayatri Wista Lestari dan Ranti. Ferdinand berharap, promosi Gayatri ini dapat meningkatkan omzet pertumbuhan signifikan, dan masyarakat bisa membedakan mana kopi robusta dan arabika.

Kedatangan Tim Gayatri disambut baik oleh Riau Pos. Dalam acara tersebut hadir Pemimpin Redaksi Firman Agus, Manajer Iklan Sumaryono, Koordinator Pendapatan Fopin Sinaga, Manajer Keuangan Hendro Bian, dan Manajer SDM Hafizah. 

Sumaryono mengakui Kopi Gayatri memiliki kenikmatan tersendiri. Ia berharap ke depannya Gayatri bisa menjadi mitra dan menjalin kerja sama dengan Riau Pos. "Kami harap kita bisa bekerja sama lebih luas, dalam berbagai kegiatan sehingga bisa memberikan feedback bagi Gayatri maupun Riau Pos," ujarnya.

Sebagai informasi, Gayatri terbuat dari 100 persen arabika Indonesia yang berasal dari Kintamani, Bali. Kopi ini diklaim menggunakan kopi asli tanpa pengawet, senyawa kimia, dan zat kimia. Dengan berat 15 gram per sachet, Gayatri mengandung premix kopi 33 persen dan gula 67 persen,  premium arabika Kintamani, dan dijual Rp2 ribu per sachet.(anf)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Petani Diserang Beruang Madu Saat Bekerja, Terluka Parah dan Dilarikan ke RSUD Selasih

Petani di Pelalawan diduga diserang beruang madu saat menyadap karet. Korban terluka parah dan dirawat…

3 jam ago

Dua Warga Kembali Diserang, Monyet Liar di Tembilahan Belum Berhasil Ditangkap

Monyet liar yang menyerang warga di Tembilahan belum tertangkap. Korban bertambah menjadi 17 orang, tim…

3 jam ago

Pelajar SMP Tenggelam Saat Berenang di Sungai Siak, Pencarian Hingga Malam Belum Membuahkan Hasil

Pelajar SMP berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Siak. Tim BPBD dan…

3 jam ago

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

1 hari ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

1 hari ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

1 hari ago