Categories: Ekonomi Bisnis

OJK dan Kadin Riau Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di Provinsi Riau, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau melakukan dialog dengan pembahasan percepatan pelaksanaan kebijakan (PEN) di Riau, dan dengar pendapat kondisi dan isu terkini UMKM dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Acara ini digelar di Kantor OJK Riau, Selasa (27/7).

Dalam dialog tersebut, Kepala OJK Riau Yusri mengatakan, kebijakan pemerintah terkait PEN yaitu pemberian restrukturisasi kredit oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan kepada debitur yang terkena dampak penyebaran pandemi Covid-19, berdasarkan POJK Nomor 11/POJK.03/2020 dan POJK Nomor 14/POJK.05/2020, pemberian subsidi bunga pembiayaan bagi UMKM berdasarkan PMK Nomor 65/PMK.05/2020, serta penempatan uang negara pada bank umum berdasarkan Nomor 70/PMK.05/2020.

"Lalu juga ada pelaksanaan penjaminan pemerintah melalui perusahaan penjaminan kepada Perbankan berdasarkan PMK Nomor 71/PMK.05/2020," kata Yusri.

Sementara itu, Wakil Kadin Riau Parisman Ihwan mengatakan di masa pandemi saat iniusaha mikro kecil menengah (UMKM) mengalami kesulitan  dalam mengakses pembiayaan melalui perbankan, seperti  pemenuhan syarat kredit. "Juga masih banyak UMKM yang belum mengetahui kebijakan stimulus ekonomi khususnya tentang restrukturisasi kredit dan subisidi bunga," ungkapnya.

Parisman menambahlan, salah satu sektor usaha yang menjadi perhatian Kadin Riau yaitu sektor perkebunan kelapa sawit khususnya terkait program replanting kelapa sawit, di mana para petani terkendala dalam pengajuan kredit kepada perbankan dikarenakan permasalahan legalitas lahan.

Apalagi, jika sebagian besar para petani melakukan jual beli tanah di bawah tangan atau tidak melakukan akta jual beli dan tidak terdapat peralihan kepemilikan atau masih atas nama pemilik lahan sebelumnya. Alhasil sertifikat yang dimiliki petani tidak dapat dijadikan sebagai jaminan bagi perbankan.

"Penyelesaian permasalahan sertifikat para petani dilakukan secara bersama-sama oleh instansi yang terkait sehingga untuk selanjutnya dapat dijadikan jaminan di perbankan dalam penyaluran kredit modal kerja kepada petani dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian," ujarnya.

Lebih lanjut, Parisman menambahkan, Kadin Riau berkomitmen mendukung percepatan pelaksanaan Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya di Provinsi Riau bersinergi bersama OJK Provinsi Riau dan Industri Jasa Keuangan Provinsi Riau.

Rencana pelaksanaan sosialisasi kepada UMKM atau masyarakat terkait kebijakan stimulus ekonomi secara masif di setiap kabupaten/kota merupakan salah satu inisiatif yang dapat dilakukan dan diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan Informasi stimulus ekonomi dan permasalahan pembiayaan yang dialami UMKM di Riau.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

1 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

1 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

1 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

1 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

1 hari ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago