Categories: Ekonomi Bisnis

Harmoni Imlek di Kebun PTPN: Toleransi Tumbuh di Tengah Rutinitas Panen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Industri perkebunan kerap dipersepsikan sebagai ruang kerja yang keras dan seragam. Namun di balik rutinitas panen dan target produksi, keberagaman justru tumbuh alami melalui interaksi para pekerja, terutama dalam momentum Tahun Baru Imlek.

Di lingkungan kebun, harmoni tidak hadir lewat seremoni besar, melainkan melalui sikap saling menghormati dalam keseharian. Nilai itu terasa nyata di PTPN IV Regional III.

Salah satu kisah datang dari Akiong, petugas panen di Afdeling III Kebun Lubuk Dalam. Sebagai karyawan keturunan Tionghoa yang bekerja di lingkungan mayoritas berbeda latar belakang, ia mengaku tidak pernah merasa terasing.

“Saya bangga bisa bekerja di sini. Walaupun saya satu-satunya etnis Tionghoa di Kebun Lubuk Dalam, saya tidak pernah diperlakukan berbeda. Sejak awal bergabung, rekan-rekan menerima saya apa adanya,” ujarnya.

Bagi Akiong, toleransi hadir dalam tindakan sederhana. Ia menghormati rekan-rekannya yang menjalankan ibadah puasa, sementara saat hari raya tiba, ia pun kerap menerima undangan silaturahmi tanpa sekat.

“Kami saling menjaga perasaan. Itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa perlu diatur,” ucapnya.

Ia juga merasakan dampak positif dari ritme kerja di kebun. Aktivitas fisik yang intens dan kebersamaan tim membuatnya merasa lebih sehat dan jarang sakit.

Cerita serupa disampaikan Tony Lie, Asisten Tata Usaha di Kebun Kemitraan Tanah Putih, Rokan Hilir. Ia merupakan karyawan keturunan Tionghoa yang memeluk agama Islam. Menurutnya, identitas etnis dan keyakinan dapat berjalan berdampingan tanpa harus dipertentangkan.

“Saya muslim dan saya Tionghoa. Itu bukan hal yang aneh. Saya menjalankan puasa, beribadah, dan tetap diterima sebagai bagian dari tim. Tidak ada jarak,” ujarnya.

Tony menilai, dalam dunia kerja, latar belakang tidak pernah menjadi penghalang selama tanggung jawab dijalankan dengan baik. Baginya, profesionalisme, ketelitian, dan kejujuran adalah nilai utama yang dijunjung tinggi.

Dalam perayaan Imlek, suasana kebun memang tidak semeriah pusat kota. Tidak ada dekorasi mencolok atau perayaan resmi. Namun kehangatan tetap terasa, misalnya saat ia membagikan kue keranjang kepada rekan kerja di kantor.

Bagi para pekerja, kebun bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan ruang hidup tempat relasi tumbuh menjadi rasa kekeluargaan. Di sanalah keberagaman menemukan bentuknya yang paling jujur.

Harapan pun menyertai pergantian tahun, mulai dari kesehatan, kestabilan hidup, hingga keberlanjutan perusahaan agar roda kehidupan tetap berputar.

Potret ini menunjukkan bahwa harmoni tidak selalu lahir dari slogan atau program besar. Ia tumbuh dari empati, interaksi sehari-hari, dan kesadaran bahwa perbedaan adalah kenyataan hidup yang harus dirawat bersama. Di tengah bentang alam kebun yang luas dan pekerjaan yang menuntut ketangguhan, nilai kebhinekaan justru tumbuh secara alami dan bermakna.

Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

14 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

14 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

14 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

14 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

14 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

15 jam ago