Categories: Ekonomi Bisnis

Bank Bukopin Berikan Technical Assistance ke Bank Banten

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) –  Memiliki kenaikan peringkat ‘idAA’ dari "idA-" oleh PT Pefindo, PT Bank Bukopin Tbk diketahui memberikan pendampingan teknis (technical assistance) kepada PT Bank Banten Tbk, Selasa (15/9) lalu. Bahkan, bank berkode saham BBKP itu sempat memberikan fasilitas dana kepada Bank Banten.

Dirut Bank Bukopin Rivan A Purwantono menjelaskan, pendampingan teknis itu diberikan kepada Bank Banten karena perseroan sudah pernah mendapatkan technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

"Jadi kita ini saling membantu sesama industri perbankan yang sedang memerlukan. Technical assistance itu pertengahan bulan lalu. Secara formal sekarang sudah tidak, tetapi komunikasi jalan terus," ujar Rivan.

Lanjutnya, untuk pedampingan tersebut meliputi pengelolaan likuiditas, akuisisi nasabah, fasilitas dana dan lain sebagainya. Mengenai pengelolaan likuiditas, tuturnya, Bukopin memberikan masukan dalam memanfaatkan dana pihak ketika.

Bahkan, mengenai akuisisi nasabah dan berbagi ilmu cara mendapatkan deposan dalam kondisi pandemi saat ini juga turut diberikan kepada Bank Banten. "Tapi, pada dasarnya Bank Banten deposan kan terbesar dari pemerintah. Jadi lebih gampang me-maintenance," terangnya.

Mengenai kebutuhan dana, Rivan menyampaikan bahwa diberikan sesuai dengan kebutuhan. Namun, dia memastikan bahwa fasilitas dana tersebut, saat ini sudah tidak ada karena Bank Banten sudah bisa beroperasi normal.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa membenarkan, bahwa perseroan mendapatkan pendampingan teknis dari Bukopin.  Menurutnya, technical assistance itu sangat bermanfaat bagi manajemen dan operasional perseroan.

"Kami bekerja sama dengan baik dengan Bank Bukopin, dan kami mendapatkan asistensi terkait treasury serta mendapatkan banyak masukan terkait pengelolaan likuiditas serta hal lainnya," jelasnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan, meskipun saat ini tidak ada pendampingan teknis secara formal, tetapi pihaknya sering berdiskusi dengan Bukopin.

"Kami sering berdiskusi dan juga meminta saran terkait hal menyangkut operasional perbankan tanpa harus dilandasi hal-hal yang bersifat formal," tuturnya.

Fahmi juga menyampaikan, bahwa kondisi Bank Banten saat ini cukup positif. Dan perseroan sedang menunggu proses penambahan modal dalam skema penerbitan saham baru atau rights issue.

"Selaras dengan keinginan Pemprov Banten untuk menyetorkan modal ke Bank Banten dalam rangka penguatan permodalan kami akan tetap melakukan proses rights issue," jelasnya.

Seperti diketahui Bank Bukopin sempat mendapatkan pendampingan teknis dari BRI saat proses penambahan modal. Pendampingan teknis itu dilakukan kurang lebih selama 2 bulan.

Dengan meningkatnya kepemilikan Kookmin Bank menjadi 67 persen, tanggung jawab sepenuhnya sudah berada di tangan pemodal asal Korea Selatan tersebut.(rls/c)

Laporan : Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

14 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

15 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

16 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

3 hari ago