Categories: Ekonomi Bisnis

PLN Manfaatkan FABA PLTU Ropa untuk Bedah Rumah Prajurit TNI

(RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) meresmikan 5 unit asrama program bedah rumah Prajurit TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 1603 Sikka dengan memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara atau Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komandan Resort Militer (Danrem) 161 Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Iman Budiman mengapresiasi kepedulian PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang membantu bedah rumah prajurit Kodim 1603 Sikka.

“Dengan bantuan bedah rumah ini, kehidupan para prajurit dan keluarga yang menghuni rumah tersebut menjadi lebih nyaman,” terangnya, Jumat (10/6).

Ia berpesan kepada para prajurit dan keluarganya untuk terus menjaga rumah yang telah dibedah PLN sehingga rumahnya tetap terpelihara.“Semoga sinergi yang sudah terjalin tetap dipertahankan sehingga mendukung pembangunan,” ucap Iman.

Praka Tito (29) adalah salah satu prajurit TNI Kodim 1603 Sikka merasa bersyukur bisa menghuni salah satu rumah yang dibedah dengan FABA PLN. Sebelum ada asrama bagi prajurit TNI, Tito bersama istri dan seorang anaknya tinggal di kamar kost di Jalan Bray, Kota Sikka.

“Saya sampaikan terima kasih atas kepedulian PLN membantu rumah layak huni bagi prajurit Kodim 1603 Sikka, sehingga hidup kami sekeluarga kini lebih nyaman, karena sebelumnya kami tinggal di kamar kost. Semoga program bedah rumah memanfaatkan produk FABA terus dilakukan sehingga teman-teman prajurit yang lain juga dapat tinggal di rumah yang lebih nyaman,” harapnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko berterima kasih kepada TNI yang telah bersinergi dengan PLN untuk memperkenalkan dan memanfaatkan FABA untuk program bedah rumah prajurit.

Ia berharap dengan adanya rumah layak huni, para prajurit dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik, sehat, dan produktif serta mendukung tugas kesatuan TNI dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, pembangunan rumah prajurit dengan memanfaatkan FABA juga dapat menambah aset negara.

“Semoga sinergi PLN dan TNI dalam pemanfaatan FABA maupun tugas kenegaraan lainnya terus berkelanjutan sehingga pembangunan berjalan lancar dan berdampak bagi masyarakat,” tutur Jatmiko.

PLTU Ropa memproduksi FABA sebanyak 5.300 metrik ton per hari. Potensi ini kemudian diolah oleh PLN untuk menjadi produk material konstruksi seperti paving blok, bata interlock, kanstein, batako dan produk material konstruksi lainnya untuk pembangunan.

“Selain itu, FABA juga telah digunakan untuk membangun sarana umum seperti jalan lingkungan, jalan desa, gereja, masjid, dan sarana umum lainnya dan jalan. FABA juga telah digunakan untuk bedah rumah layak huni sebanyak 14 unit sejak bulan Juni tahun 2021 hingga saat ini,” pungkas Jatmiko.(adv/anf)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

11 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

12 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

12 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

12 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

13 jam ago