Distribusi bantuan hanya bisa dilakukan menggunakan sampan.
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sejumlah wilayah di Provinsi Riau terendam banjir yang disebabkan oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan tingginya curah hujan di hulu sungai yang bermuara di Provinsi Riau. Kondisi ini diperparah dengan periode pasang air laut yang menyebabkan permukaan air laut dan sungai naik.
Banjir yang merendam 5 kabupaten dan kota di Provinsi Riau ini diyakini sebagai siklus 5 tahunan. Bencana ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar mulai dari rumah dan harta benda milik masyarakat yang hanyut, serta fasilitas umum yang rusak diterjang banjir.
Prihatin akan kondisi tersebut, PLN Nusantara Power melalui program CSR PLN Peduli by PLN Nusantara Power memberikan bantuan untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak.
Bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, PLN Nusantara Power melalui Unit Pembangkitan (UP) Pekanbaru menyerahkan 50 karung beras, 55 karton mi instan, 50 karton air mineral, 60 karton minyak goreng, 50 karung gula, serta berbagai kebutuhan masyarakat seperti peralatan mandi dan obat-obatan, Kamis (6/3).
Menerima bantuan secara langsung, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar, Drs Agustiar MSi mengapresiasi hadirnya PLN Nusantara Power untuk memberikan bantuan. “Aktivitas masyarakat sangat terhambat karena bencana banjir. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terutama di bulan Ramadan ini,” jelasnya.
Mewakili Manajemen UP Pekanbaru, Manager Unit Layanan (UL) PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyampaikan pesan manajemen. “Bencana ini mengejutkan kita, cuaca berubah dan meningkatkan debit air sungai dalam waktu singkat. Ini adalah bentuk kepedulian dan keprihatinan kami. Semoga bantuan ini cukup meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Sementara di waktu yang hampir bersamaan, PLN Nusantara Power juga menyalurkan bantuan secara langsung ke Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Jumat (7/3) yang menjadi salah satu desa yang terendam banjir dalam waktu yang cukup lama.
Assistant Manager Business Support UP Pekanbaru, Eko Karmayanto menyerahkan secara langsung 25 karung beras, 20 karton mi instan, 10 karton minyak goreng, 10 karton sarden, 10 karton air mineral, dan 10 karung gula kepada Kepala Desa Buluh Cina, Azrianto STp.
Kepala Desa Azrianto mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. “Kami berterima kasih kepada PLN Nusantara Power. Bencana ini melumpuhkan berbagai aktivitas masyarakat. Padahal bulan Ramadan ini menjadi momen yang sangat ditunggu masyarakat,” terang Azrianto.
Assistant Manager Business Support UP Pekanbaru menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini dimaksudkan agar masyarakat tetap bisa fokus beribadah di bulan Ramadan. “Kami menyadari bulan Ramadan ini sangat penting bagi semua umat muslim. Oleh karena itu kami memberikan bantuan ini agar masyarakat juga dapat menikmati ibadah di bulan ini,” jelas Eko.
Cuaca ekstrem di Provinsi Riau sendiri diprediksi masih akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan. Hal ini ditandai dengan munculnya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru yang mengimbau masyarakat untuk melakukan mitigasi dan siap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi.(adv)
Harga sembako di Pasar Selatpanjang awal Januari 2026 terpantau stabil. Cabai merah turun tajam, sementara…
Arab Saudi membuka pasar modal bagi investor asing mulai 1 Februari 2026 dengan menghapus skema…
Hyundai resmi meluncurkan Creta Alpha secara daring. SUV B-Compact ini hadir dengan desain lebih premium,…
Tekanan global diperkirakan masih membayangi rupiah pada 2026 dengan potensi pelemahan hingga Rp17.500 per dolar…
Pemkab Siak menggelar job fit pejabat eselon II untuk mengisi SOTK baru sekaligus mengevaluasi kinerja.…
Sabar/Reza melaju ke 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengalahkan rekan senegara. Fajar/Fikri juga meraih…