masker-kain-laris-manis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kelangkaan masker medis yang terjadi di Kota Pekanbaru rupanya membawa berkah bagi sebagian pedagang masker kain skala kecil. Apalagi sejak pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker kain untuk mencegah penyebaran virus corona.
Di jalan-jalan Kota Pekanbaru saat ini banyak bermunculan para pedagang masker kain. Mereka menjajakan beragam jenis masker kain dengan motif yang unik.
"Lumayan laris. Mas. Kami jualannya di emperan begini," ujar Nizam, salah seorang pedagang masker kain di Jalan Jenderal Sudirman kepada Riau Pos, kemarin (10/4).
Dalam sehari, dari penjualan masker berbahan kain ini, pedagang mampu meraup untung sekitar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Harga jual masker pun disebut tak terlalu tinggi.
Ada beragam jenis masker yang dijual. Mulai dari kain yang jenis tipis hingga tebal.Selain itu juga banyak pilihan yang ditawarkan. Misal masker polos, masker tipis hingga masker yang bermotif karakter yang kini banyak diminati masyarakat.
"Ada beragam jenis dan macamnya. Harganya pun bervariasi," ujar Nizam lagi.
Mereka berjualan masker kaki lima tersebut sudah sejak dua pekan terakhir. Langkanya masker medis di toko obat dan apotek dalam kota membuat para pedagang ini berinisiatif untuk membuka lapak menjual masker kain.
Nizam menjual masker tersebut mulai dari harga Rp5.000, Rp10.000 hingga ada yang Rp20.000 per helai. "Beda model beda harga," ujarnya.
Pantauan Riau Pos, di Pekanbaru, mulai dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Panam, masker medis sulit didapat. Selain masker tersebut, alat kesehatan lain seperti hand sanitizer hingga sabun cuci tangan juga sulit didapat. Kelangkaan yang terjadi saat ini membuat masker jenis kain naik daun. Produsen hingga penjual masker menikmati situasi tersebut.
Berkah yang didapat oleh para penjual masker dadakan ini mampu menghidupi anak dan keluarga dirumah. "Saya biasanya jualan asongan mas, ini karena ada yang nawarkan jualan masker dan dimodali makanya saya mau. Alhamdulillah lumayan laris," tutur Nizam.
Di samping itu, pedagang ini juga berharap agar pandemi corona yang dialami masyarakat luas saat ini dapat segera berlalu, efeknya telah menusuk seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. "Ya, doa kita agar ini bisa segera berlalu, kita kembali hidup seperti sediakala," tuturnya.(*1)
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…