Categories: Ekonomi Bisnis

BRK Syariah Dorong Digitalisasi Pelaku UMKM

TANJUNGPINANG (RIAUPOS.CO) – Untuk peningkatan literasi keuangan secara digitalisasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat, BRK Syariah bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang melakukan penyerahan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran secara non tunai kepada 219 pedagang kaki lima tepi laut Tanjungpinang.

Dengan menggunakan QRIS BRK Syariah ini masyarakat yang bertransaksi dapat banyak keuntungan dengan proses transaksi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis pembiayaan BRK Syariah dengan subsidi margin dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada pelaku UMKM di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Lapangan Melayu Square, Tanjungpinang, Senin, (4/3).

Pembiayaan dengan sub­sidi margin merupakan program Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama BRK Syariah tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pelaku UMKM dengan maksimal plafon pinjaman Rp40 juta dan jangka waktu selama 2 tahun.

Pelaku UMKM yang me­nikmati fasilitas pembiayaan tersebut hanya mengembalikan pokok pinjaman saja dengan margin nol persen yang telah disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah yang diwakilkan oleh Pinbag Digital Banking T.M. Husni Kholil menyampaikan QRIS yang merupakan salah satu kanal pembayaran digital yang telah terkoneksi dengan 84 PJSP (Penyedia Jasa Sistem Pembayaran).

‘’Bapak dan ibu pemegang merchant Bank Riau Kepri Syariah tentu sudah dapat barcode  yang ditempel di depan gerobaknya masing-masing. Nanti itu tidak harus dari Bank Riau Kepri Syariah untuk pembayarannya ada 84 PJSP, jadi boleh pakai mobile banking bank apapun ataupun menggunakan e-commerce,’’ ujar Husni.

Dihadapan para pedagang kaki lima tersebut Husni menjelaskan cara penggunaan QRIS BRK Syariah dengan memiliki dua metode pembayaran, pertama dengan menggunakan metode MPM (Merchant Presented Mode) yaitu dengan cara tapping QR Code pada merchant QRIS dan yang kedua dengan menggunakan TTM (Tanpa Tatap Muka) yaitu dengan mengirimkan foto QR Code tanpa harus berhadapan langsung dengan merchant.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau yang diwakilkan Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SP PUR Taufik Ariesta mengapresiasi program yang ditaja oleh BRK Syariah bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dalam mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan digital salah satunya QRIS kepada pedagang kaki-lima di Tanjungpinang.

‘’Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari wali kota, Sekda dan semua undangan yang tentunya terus mendorong digitalisasi di Kepri dan khususnya di Kota Tanjungpinang” kata Taufik.

PJ. Walikota Tanjung­pinang yang diwakilkan Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat dalam sambutannya mengapresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara  Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Bank Indonesia dan BRK  Syariah. ‘’Pada hari ini wujud nyata dari kerja sama tersebut terimplementasi dalam bentuk pertama adalah bantuan modal dari pemerintah Provinsi Kepri yang disubsidi marginnya sehingga bunganya menjadi nol perse,’’ ujar Zulhidayat.

Zulhidayat menyampaikan bahwa program ini seja­lan dengan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pertumbuhan ekonomi yang hampir 50 persen pergerakan ekonomi di Kota Tanjungpinang dipengaruhi oleh perdagangan dan jasa. ‘’Yang kedua tentang digitalisasi QRIS, kami juga terima kasih Bank Riau Kepri Syariah sudah membantu QRIS kita dan memang ini penting bapak dan ibu, kenapa penting QRIS ini supaya lebih transparan, lebih tepat,’’ katanya.

Barcode QRIS BRK Syariah dan subsidi margin tersebut diserahkan secara simbolis kepada pelaku UMKM oleh Sekda Kota Tanjungpinang bersama Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah M.A. Suharto,  Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SP PUR Taufik Ariesta, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kepri Riki Rionaldi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang Riany, Branch Manager BRK Syariah Cabang Tanjungpinang, Baharuddin dan Branch Manager BRK Syariah Cabang Pamedan Syahrul.(rio)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

54 detik ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

8 menit ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

21 menit ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

2 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

2 jam ago

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

23 jam ago