bpf-pekanbaru-berbagi-rezeki
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mengampanyekan indahnya berbagi sebagai aksi peduli melawan Covid-19, Ahad (5/4) PT Best Profit Futures (BPF) cabang Pekanbaru berbagi rezeki dengan pengemudi ojek online (ojol), pekerja harian lepas, dan ke panti jompo.
Pimpinan Cabang BPF Pekanbaru Ryan Santana memngatakan, kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Februari lalu ini bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terimbas wabah virus corona.
"Sejak penyebaran virus ini meluas, pendapatan sebagian besar masyarakat mengalami penurunan atau bahkan hilang. Terutama berdampak pada mereka yang mendapatkan penghasilan dari kegiatan sehari-hari seperti pengemudi ojek online dan pekerja harian lepas," terangnya, Ahad (5/4).
Bentuk aksi ini, BPF Pekanbaru melakukan pemesanan makanan melalui aplikasi transportasi online dan memberikannya kepada para pengemudi yang menerima pesanan tersebut. Hal ini dilakukan oleh seluruh manajemen dan karyawan BPF Pekanbaru.
Selain itu, pada 29 Maret 2020, para karyawan bersama manajemen BPF Pekanbaru juga mengunjungi ke Panti Jompo Khatimah dan beberapa tempat ibadah di Pekanbaru untuk memberikan bantuan dan uluran tangan kepada sesama umat.
"Program sosial ini sengaja digalakkan di saat sekarang karena inilah momentum yang tepat bagi BPF Pekanbaru membantu mereka yang mengalami kekurangan dan membutuhkan pertolongan, sekaligus membangkitkan rasa kebersamaan antar karyawan melalui semangat berbagi kepada sesama," jelas Ryan.
Meskipun wabah virus corona ini tengah berlangsung, Ryan mengatakan pertumbuhan bisnis tetap terjaga. Tetapi, pandemi ini juga memberikan pengaruh terhadap kegiatan operasional perusahaan. "Namun demikian, untuk peluang keuntungan bagi nasabah di saat ini justru mengalami peningkatan," ujarnya.
"Dengan adanya work from home, nasabah bisa memanfaatkan masa-masa berdiam di rumah dengan lebih banyak melakukan transaksi dan memantau secara langsung pergerakan harga di pasar dunia melalui website https://www.bestprofit-futures.co.id," tambahnya.
Salah satu bisnis yang pertumbuhannya tetap stabil di tengah wabah virus corona, menurut Ryan adalah investasi perdagangan berjangka. Diperkirakan akan terjadi peningkatan transaksi dan mencapai level 78,6 persen terhadap volume transaksi pada tahun ini. Karena itu, ia optimistis sampai akhir tahun target volume transaksi akan terus bertambah perkembangannya.
"Untuk range poin yang biasanya hanya 10-20 poin, kini menjadi 30-50 poin. Ini menguntungkan bagi nasabah. Tidak heran sepanjang Maret 2020 pertambahan jumlah nasabah BPF Pekanbaru sangat meningkat peminatnya. Di hitung dari sisi volume transaksi mencapai 5417 lot," tutur Ryan.(das)
Laporan: MUJAWAROH ANNAFI (Pekanbaru)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…