Categories: Ekonomi Bisnis

PLN dan Kejati Riau Gelar Rapat Koordinasi Akhir Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di penghujung 2021, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) bersama dengan Kejaksaan Tinggi Riau melaksanakan rapat koordinasi dan penyerahan piagam penghargaan kepada Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Tinggi Riau. General Manager UIP Sumbagteng Alland Asqolani didampingi Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi Hendra Suteni,  UPP Sumbagteng 1 Didien Hendrarianto, beserta Manager Pertanahan dan Aset Oke Satrio Wicaksono turut menghadiri acara tersebut. Dalam kesempatan itu terlihat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Jaja Subagja ditemani oleh Asisten Datun Dzakiyul Fikri dan jajarannya.

Piagam penghargaan diberikan kepada Jaja Subagja atas peran pentingnya dalam mengawal pembagunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Provinsi Riau berupa pendampingan hukum, khususnya untuk kegiatan pembebasan lahan dan sertifikasi aset tanah PLN.

Pendampingan yang dilakukan selama 2021 di antaranya berupa pendapat hukum (legal opinion), pembebasan lahan, dan sertifikasi aset tanah yang jumlahnya mencapai 1.129 sertifikat.

Dalam sambutannya Alland Asqolani menyampaikan apresiasinya kepada Kejaksaan Tinggi Riau. "Saya memberikan apresiasi atas dukungannya kepada PLN untuk menyelesaikan amanah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berupa pembangunan pembangkit, transmisi dan gardu induk untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, khususnya di Provinsi Riau," katanya, Kamis (30/12).

Dalam kesempatan yang sama Jaja Subagja menyampaikan bahwa hal tersebut adalah tugas dan kewenangan kejaksaan yang dengan kuasa khusus dapat mewakili negara, pemerintah, BUMN maupun BUMD. "Kejaksaan diberikan amanat oleh pemerintahan pusat untuk menjaga PLN, agar pembangunan yang dilakukan oleh PLN merata sampai ke pelosok daerah dan anggaran yang telah disediakan dapat diserap dengan maksimal," tuturnya.

Disampaikannya, kejaksaan akan berupaya maksimal dalam mendampingi pembangunan yang dilaksanakan oleh PLN, sehingga tidak menimbulkan permasalahan, terlebih dengan adanya pendampingan dari kejaksaan, dengan kata lain menyelesaikan masalah tanpa masalah. 

Dalam agenda yang dilaksanakan di Premiere Hotel Pekanbaru dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini, Jaja Subagja mengatakan, agar PLN dalam melaksanakan pembangunan harus melaksanakan kajian risiko terhadap segala kemungkinan. "Semoga pendampingan yang diberikan memberi manfaat yang signifikan bagi PLN dalam menjalankan tugasnya melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan," harapnya.(anf)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

13 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

13 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

17 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

17 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

17 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

17 jam ago