JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Smartphone dengan faktor bentuk lipat dikatakan bakal menjadi hal besar berikutnya di industri tersebut. Samsung memimpin di segmen ini dan perusahaan telah mengungkapkan rencananya untuk meluncurkan ponsel jenis ini di berbagai segmen harga pada tahun 2021 mendatang.
Selain raksasa Elektronik Korea Selatan (Korsel) itu, Motorola juga diketahui menjadi merek lain yang menjual perangkat lipat secara global. Ada juga merek lainnya yang bahkan boleh dibilang menjadi pionir di bidang smartphone lipat yakni Royole. Namun sayang produk mereka terbatas hanya di pasar Cina.
Kini, merek Cina lainnya yakni Xiaomi dikabarkan siap menghadirkan smartphone lipat mereka sendiri. Menurut sebuah laporan yang beredar baru-baru ini, Xiaomi bisa menjadi perusahaan berikutnya yang meluncurkan smartphone yang dapat dilipat.
Xiaomi adalah salah satu dari banyak pembuat smartphone populer yang belum meluncurkan ponsel lipat. Terkait ponsel lipat yang rencananya akan dirilis, Xiaomi tidak mengungkapkan spesifikasi perangkat itu atau menjelaskan kapan akan dirilis.
Kabar beredar, perangkat ini memiliki kode nama ‘Cetus’ dan akan berbasis MIUI pada Android 11. Sedangkan untuk hardware akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon dan akan hadir dengan kamera 108 MP. Selain kode nama Cetus, informasi lain terkait perangkat smartphone lipat Xiaomi yang akan hadir masih menjadi misteri.
Karena Xiaomi dikenal menawarkan produk yang dibanderol dengan harga sangat miring dan cenderung merusak harga pasar, ponsel lipat dari mereka tentu layak ditunggu. Bisa saja, melalui ponsel lipatnya itu Xiaomi akan melakukan hal yang sama dan menjual dengan harga miring perangkat lipatnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…