Categories: Ekonomi Bisnis

Meski Turun, Harga TBS Kelapa Sawit Masih di Atas Rp2.500 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 2-8 Juni 2021 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp102,26 per kilogram (Kg) dari harga pekan lalu. Jadi, harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan ke depan turun menjadi Rp2.527,97 per kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp540,00 per kilogram, PT Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp381,21 per kilogram, PT Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp390,00 per kilogram, PT Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp536,03 per kilogram, PT Musim Mas mengalami penurunan harga sebesar Rp450,00 per kilogram dari harga pekan lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp359,10 per kilogram, PT Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp255,00 per kilogram, PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp104,45 per kilogram dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, turunnya harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) jeblok ke bawah 4.000 ringgit (RM) per ton di pekan ini. Malaysia yang resmi menerapkan lockdown memberikan tekanan bagi minyak nabati ini," ujarnya.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) hari ini (kemarin, red) naik lebih dari 2 persen, sementara Brent 1,4 persen. Minyak nabati seperti CPO banyak digunakan sebagai bahan baku biodiesel yang merupakan produk substitusi bahan bakar fosil. "Ketika harga minyak naik, ada  kecenderungan harga minyak nabati juga ikut terangkat. Tetapi hari ini (kemarin, red), CPO masih turun meski harga minyak mentah naik tajam," jelasnya.(sol)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

5 menit ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

20 menit ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

18 jam ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

23 jam ago

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

2 hari ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

3 hari ago