FOTO BERSAMA: Direktur Harian Riau Pos H Zulmansyah Sekedang (bertopi) berfoto bersama Medical Director KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital Dato DR Abdul Wahab Gani, yang juga salah seorang dokter tulang terbaik di Malaysia, Senin (1/7/2019). Saat ini banyak masyarakat Sumatera dan Riau khususnya berobat di KPJ Hospital Group Malaysia. (MIRSHAL/RIAU POS)
KPJ Hospital Group adalah salah satu kelompok rumah sakit ternama di Malaysia dan banyak dikunjungi masyarakat Indonesia, khususnya dari Bumi Melayu Riau. KPJ adalah singkatan dari Kumpulan Perobatan Johor dan saat ini tersebar di berbagai negeri di Malaysia, Indonesia, Thailand, Bangladesh dan Australia. Total, KPJ memiliki 27 rumah sakit dengan berbagai spesialisasi.
Laporan ZULMANSYAH SEKEDANG, Pekanbaru
Khusus di KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital yang berlokasi di Jalan Mamanda 9 Taman Dato’ Ahmad Razali, Ampang, Selangor Darul Ehsan, banyak masyarakat asal Riau, khususnya dari Bengkalis, Dumai, Pekanbaru yang berobat di tempat ini. Juga masyarakat Indonesia lainnya yang berasal dari Aceh, Sumut dan Sumatera Barat.
Bahkan di RS ini, beberapa pejabat tinggi dan orang-orang penting Malaysia, juga artis-artis ternama di Malaysia seperti Siti Nurhaliza dan Rozita Che Wan, juga pernah mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berdiri sejak 1995 ini dan memiliki semboyan “Care for Lifeâ€.
“Memang banyak warga Indonesia yang berobat di rumah sakit ini, misalnya dari Sumut dan Medan khususnya. Dari provinsi-provinsi lain di Indonesia, juga ada yang berobat di rumah sakit ini yang sekarang sudah memiliki lebih 450 kamar,†jelas Aida Rahayu Mahmud, Public Relation Executiv (PRE) KPJ Ampang Puteri didampingi Mohd Khairuddin Khudri, Senior Corporate Executiv (SCE) KPJ Group dan Mohd Fadhil, Clerk Health Tourism.
Umumnya, masyarakat Indonesia yang berobat ke KPJ menderita sakit tulang, kanker dan jantung. Beberapa yang lain ada yang operasi mata, juga ada pengobatan penyakit-penyakit degeneratif seperti osteoporosis, diabetes atau kencing manis, hypertensi dan sebagainya.
“Khusus untuk penyakit jantung, tulang dan kanker, KPJ Spesialist Hospital memiliki dokter pakar (dokter spesialis) terbaik. Bukan hanya terbaik di Malaysia, tetapi juga terbaik di dunia,†ungkap Aida Rahayu.
Apa buktinya terbaik di dunia? Aida Rahayu menjelaskan contoh nyata adalah Dato’ DR Abdul Wahab Ghani yang sehari-hari adalah Medical Director KPJ Ampang Putri. Banyak sekali dokter-dokter dari Korea, Jepang dan Cina belajar orthopaedic kepada beliau. Termasuk dokter-dokter yang berasal dari Eropa seperti dari Italia dan Inggris. Dato’ DR Abdul Wahab Ghani sudah mengabdi 24 tahun lamanya di KPJ dan pernah menimba ilmu di Glasgow, Skotlandia dan Liverpool, Inggris.
Selain memiliki dokter terbaik dan pakar yang jumlahnya mencapai 60 dokter, KPJ Ampang Puteri juga sudah mendapat sertifikasi dan akreditasi dari JCI (Joint Commission International) sejak Oktober 2018 lalu, yang menandakan rumah sakit ini memiliki teknologi dan pelayanan kualitas dunia. Tidak banyak rumah sakit di dunia yang mendapat akreditasi dan sertifikasi dari JCI.
Pasien Internasional
Banyaknya dokter terbaik dan pelayanan yang juga sangat baik di KPJ Hospital Grup, menyebabkan banyak masyarakat internasional yang datang berobat di KPJ. Tersebab itu, pada beberapa rumah sakit KPJ, termasuk KPJ Ampang Puteri dibuka “International Patient Center†yang khusus melayani pasien-pasien dari luar Malaysia. “Pasien internasional ini, kami layani bukan saat mereka sudah sampai di KPJ Hospital. Kami melayani sejak pasien itu berada di negaranya masing-masing,†ungkap Aida Mahmud.(zum)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…