agung-toyota-sm-amin-terapkan-penjualan-daring
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pandemi corona membuat pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah dan menghindari keramaian, hingga bekerja dari rumah. Hal ini menyebabkan berbagai pusat perbelanjaan dan tempat-tempat lainnya mengalami penurunan kunjungan yang signifikan.
Menyiasati hal tersebut, perusahaan otomotif pun bergerak ke strategi penjualan secara daring. Salah satu perusahaan otomotif yang melakukan hal tersebut adalah Agung Toyota. "Kami menggunakan strategi penjualan online, sehingga konsumen bisa melihat, diskusi tentang produk, dan transaksi secara online," ujar Supervisor Agung Toyota SM Amin Winton, Selasa (31/3).
Menurut Winton, dengan adanya program bertajuk "Dirumahaja" ini dapat memudahkan konsumen yang ingin membeli mobil tanpa ribet, dan tanpa proses yang panjang. Untuk pembelian secara daring, konsumen dapat menanyakan kebutuhan unit dan harga kepada pihak Toyota.
Selanjutnya, konsumen bisa membuka Facebook Toyota Panam Pekanbaru, mentransfer tanda jadi dan pelunasan ke rekening atas nama PT Agung Automall, sebelum akhirnya serah terima kendaraan. "Dengan demikian, konsumen dapat tetap membeli mobil tanpa harus meninggalkan rumah," jelasnya.
Tak hanya itu, Winton menuturkan, saat ini terdapat berbagai promo menarik yang bisa didapatkan konsumen dalam pembekian, serta unit-unit dengan harga spesial.(das)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…