FOTO BERSAMA: Para lansia foto bersama usai ikut kegiatan di RS Prima Pekanbaru sempena dalam Hari Jantung Sedunia, Senin (30/9/2019). (RS PRIMA PEKANBARU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bertepatan dengan hari jantung sedunia yang jatuh setiap 29 September, Rumah Sakit Prima Pekanbaru menjemput bola memberikan seminar kesehatan yang menekankan pada penurunan risiko serangan jantung, terutama kepada lanjut usia (lansia).
Setidaknya ada sekitar 50 sampai 60 lansia dari panti jompo yang ikut serta dalam seminar kesehatan tersebut. Para lansia diberi edukasi tentang menjaga agar jantung dan pembuluh darah tetap sehat.
“Karena kebanyakan yang berkunjung ke RS Prima adalah lansia. Maka, kami jemput bola mendatangi mereka,” ujar narasumber Dr Lia Valentina SpJP FIFA kepada Riau Pos, Senin (30/9). “Harapan kami, kualitas kesehatan ke depan para lansia menjadi lebih baik,” tambanya.
Selain ini, kata dia, setiap rumah sakit juga turut mengadakan berbagai kegiatan dalam hari jantung sedunia tersebut seperti lari santai, senam bersama, bincang jantung hingga pemeriksaan gratis. “Jemput bola ini juga karena banyak lansia yang kesulitan ke rumah sakit ataupun susah mendapatkan akses edukasi di tempat umum, sehingga kami datang ke panti jompo ini,” urainya.
Ia berharap ke depan para lansia ini bisa memiliki kualitas hidup lebih baik di masa tuanya. “Makanya selain menitikberatkan pada kesehatan para lansia panti jompo. Ada pula ramah tamah untuk penghiburan para penghuni panti,” jelasnya.(*1)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…