MUDIK: Direktur SDM dan Umum PT Perusahaan Gas Negara Tbk Desima E Siahaan dan Direktur Strategis dan Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar saat melakukan pelepasan para pemudik di Kompleks Marinir, Cilandak KKO, Jumat (31/5/2019). Dalam gelaran Program Mudik Bareng 2019, PGN memberangkatkan 4.070 pemudik ke 10 rute. di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, dan Jawa Timur. (PGN FOR RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN kembali menggelar program mudik bareng. Tahun ini, sebanyak 4.000 pemudik akan diberangkatkan dengan 100 armada bus. Setiap tahun, PGN ikut mendukung kampanye mudik aman dan nyaman. Upaya itu dilakukan dengan menggelar program mudik gratis.
Pada tahun ini, selain terjadi penambahan peserta mudik gratis, terdapat pula rute baru yang dihadirkan. PGN memberangkatkan pemudik ke 10 rute di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jogjakarta. “Dengan mempertimbangkan minat pemudik, ada rute tambahan yaitu Lampung,†ungkap Direktur Utama PGN Gigih Prakoso.
Para peserta inipun dibuka untuk umum. “Selain pekerja PGN, pelanggan PGN, ada juga buruh pabrik, media massa, dan industri pelanggan,†tambah Gigih.
Di lingkungan PGN, peserta mudik berasal dari keluarga OB, CS, driver, tukang kebun, dan pekerja lainnya. Selain itu, peserta juga datang dari mitra, yakni buruh pabrik pelanggan PGN, serta Pengemudi Bajaj Gas (KOBAGAS).
PGN juga membuka program ini untuk keluarga pekerja Kementerian ESDM. Secara khusus, tiket mudik gratis inipun diberikan kepada keluarga anggota TNI, marinir, dan Kopassus. Gigih mengatakan mudik ke kampung halaman sebelum Idulfitri sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. “Tradisi yang memiliki makna fitrah bagi umat muslim,†ujar Gigih.
Di sisi lain, PGN merupakan perusahaan yang didirikan oleh pemerintah dengan amanat bisa memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. “Salah satu cara kami menjalankan amanat tersebut adalah melalui program Mudik Bersama PGN yang setiap tahun kami selenggarakan,†ungkap Gigih.
Setiap tahun, jumlah peserta Mudik Bersama PGN terus meningkat. Tahun ini, ada sebanyak 4.000 peserta mudik bersama yang jumlahnya meningkat 33 persen dibandingkan 3.000 pemudik tahun lalu. PGN memberangkatkan seluruh bus tersebut dari sembilan titik keberangkatan dari 29 Mei hingga 31 Mei 2019.
Pada hari pertama, pemberangkatan sebanyak lima bus dari Komplek Kopassus Cijantung. Hari berikutnya, 30 Mei, pemberangkatan peserta mudik dilakukan di GBK yang berbarengan dengan program Mudik Bersama Kementerian BUMN.
Sedangkan pada hari terakhir, sisa bus diberangkatkan secara serempak dari KKO Marinir Cilandak (78 bus), Taman Proklamasi Jakarta (1 bus), Kantor PT Torabika (1 bus), serta Kantor Area Bekasi (3 bus), dan Kantor KESDM Jakarta juga Bandung.
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…