pnm-pekanbaru-berikan-literasi-keuangan-untuk-perempuan-di-kandis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam program pengembangan kapasitas usaha holding Ultra Mikro (UMi), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Pekanbaru memberikan literasi keuangan untuk perempuan UMi di Kandis.
"PNM tak hanya memberikan akses modal tapi juga pelatihan. Salah satunya literasi keuangan. Rabu kemarin kami memberikan pelatihan untuk ibu-ibu di Kandis. Diharapkan pelaku UMi bisa memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, agar hasil usaha dapat terlihat dengan jelas, serta tidak tercampur aduk dengan keperluan lain," kata Pimpinan PT PNM Cabang Pekanbaru Turmuzi, Kamis (31/3).
Ia mengungkapkan saat ini, jumlah nasabah PNM saat ini sudah mencapai 249 ribu, dan di Kandis sebanyak 3.800.
"PNM saat ini sudah holding dengan BRI, jadi BRI saat ini adalah keluarga PNM," katanya.
Dijelaskannya Turmuzi, PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha.
"PNM Mekaar membantu ibu-ibu yg mau mulai usaha untuk mengembangkan usahanya. Kami memberikan pinjaman dengan sistem kelompok sepuluh sampai 30 orang. Satu kelompok ada ketuanya, ada pertemuan kelompok mingguan (PKM)," tukasnya.
Turmuzi menambahkan, hal tersebut adalah bentuk kepedulian PNM kepada ibu-ibu yang kesulitan mengakses pemodalan dari bank.
"Kami berharap, yang kami biayai dan beri pelatihan bisa meningkat dan menambah kesejahteraan keluarganya," imbuhnya.(anf)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…