Categories: Ekonomi Bisnis

Gapki Taja Edukasi Penanganan Kecelakaan Kerja Karyawan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gabu­ngan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau menaja edukasi penanganan kecelakaan kerja dan kecelakaan lalulintas karyawan perusahaan yang sedang bertugas. Acara diikuti sejumla pimpinan perusahaan di bawah Gapki Riau.

Ketua GAPKI Riau Lich­wan Hartono mengatakan tujuan edukasi ini adalah agar bila terjadi kasus di perusahaan perkebunan ada panduan penanganannya di lapangan. ‘’Apalagi sektor sawit ini adalah usaha yang padat karya sehingga kalau terjadi kasus kecelakaan kerja perusahaan dapat menanganinya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Ketua Gapki Riau.

Tampil sebagai keynote speaker Kadisnaker Riau yang diwakili oleh Ketua Asosiasi Pengawas Tenaga Kerja Indonesia (APKI) Disnaker Riau Budi Agung Santoso.

Sejumlah narasumber terkait lainnya juga tampil Kasatlantas Polresta Pekanbaru yang diwakili Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru AKP Kamaludin. Kabid Lalin Dishub Riau, Rionaldi. Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS TK, Romi. Kabag Operasional Jasa Raharja, Roulo Ulih Toto Surbakti dan dari pihak Rumah Sakit Syafira hadir dr spesialis Okupasi Anes Waren.

Menurut Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru AKP Kamaludin, sesuai dengan pasal 1367 KHUP kecelakaan yang menimpa karyawan perusahaan dalam jam kerja baik di lingkungan perusahaan atau sedang mendapat penugasan keluar lingkungan perusahaan wajib ditanggung oleh perusahaan dengan memberi santunan bagi korban hidup maupu meninggal.

‘’Begitu juga karyawan yang mau berangkat kerja ataupun pulang dari kerja sebelum sampai ke rumah terjadi kecelakaan maka itu masih bagian dari kecelakaan kerja dan perusahaan tidak boleh lepas tangan,” ujar Kamaludin.

Menurutnya bila kecelakaan karyawan terjadi di jalan raya korban akan tetap ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja namun itu bukan berarti perusahaan tidak ikut memberi santunan.

Sementara itu Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenaga Kerjaan, Romi menjelaskan berdasarkan data 2023 statistik kecelakaan kerja wilayah Sumbar-Riau total kasus mencapai 55.376 kasus. ‘’45 persen kejadian di perusahaan sektor perkebunan,’’ ungkapnya.

Menurutnya penanggung pertama untuk kecelakaan lalulintas adalah Jasa Raharja. Penangung pertama untuk kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja (PAK) adalah BPJS TK. Di BPJS TK disebut Program Jaminan Kecelakan Kerja (JKK). Sedangkan penanggung untuk kasus non kecelakaan kerja adalah BPJS Kesehatan.

Dalam JKK yang ditanggung adalah pertama pengobatan dan perawatan (pelayanan medis). Kedua, santunan. Ketiga program promotif, preventif dan return tu work. Adapun mekanisme pelaporan yakni pelaporan tahap 1 paling lama 2 x 24 jam sejak terjadi kecelakaan kerja. Laporan ditujukan pada pemberi kerja, BPJS TK dan Unit Pengawasan Disnaker Provinsi.

Sementara itu Kabag Operasional Jasa Raharja Roulo Ulih Toto Surbakti menjelaskan, Tupoksi Jasa Raharja ada 2. Pertama, memberikan santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalulintas sesuai dengan ketentuan program asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum dan lalulinhtas jalan.

Kedua, menghimpun dan mengelola dana dari masyarakat guna memenuhi hak dari masyarakat atas santunan kecelakaan lulintas. Meskipun kecelakaan kerja bila terjadi di jalan raya Jasa Raharja akan memberi santunan. Syaratnya dibuatkan laporan polisi dan dilengkapi dengan kronologi serta surat keterangan dari perusahaan bila korban adalah karyawan maka santunan akan diberikan sesuai ketentuan.(fiz)

Redaksi

Recent Posts

Masjid Al-Jami’ Rambah Jadi Lokasi Penyembelihan Sapi Kurban Presiden

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…

8 jam ago

Musda PPM Riau Tetapkan Suhardiman Amby Jadi Ketua Umum Secara Aklamasi

Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…

8 jam ago

Koperasi Merah Putih Hadir di Siak, Warga Desa Diharapkan Rasakan Manfaat Langsung

Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…

8 jam ago

SMKN Pertanian Pekanbaru Gandeng DUDI Sinkronkan Kurikulum dengan Dunia Kerja

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…

8 jam ago

Sambut Waisak 2026, KBI Riau Salurkan Puluhan Paket Sembako di Kawasan Candi Muara Takus

KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…

8 jam ago

Menjelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Pekanbaru Mulai Menggeliat

Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…

9 jam ago