ILUSTRASI: RAHMAD/ADRI
Handri begitu bersemangat melihat kebakaran lahan. Bahkan dia mempersiapkan perlengkapan untuk melakukan pemadaman.
Teman Handri bernama Raka sudah mengingatkan agar berhati-hati. Dan Handri menjawab, ”Siap!”.
Semakin jauh ke dalam, asap semakin pekat. Handri berjalan semakin lambat, khawatir menabrak sesuatu. Sementara Raka memegangi bahu Handri.
Raka melakukan itu karena asap memang benar-benar pekat. Semakin ke dalam, langkah Handri semakin pelan, dan Raka merasakan kakinya meminjak sesuatu yang lembut.
”Hati-hati Hendri,” ucap Raka kepada Handri.
Belum sempat Handri menjawab, alamaaaak….!!!, keduanya sudah masuk ke dalam parit yang atasnya rumput.
Bukannya sedih, keduanya malah tertawa bersama karena tak menyangka bakal masuk ke dalam parit yang airnya pekat karena gambut.
Mujur, ada petugas yang mendengar keduanya yang berisik. Sehingga keduanya ditolong dengan cara mengangsurkan kayu kepada Handri dan Raka agar bisa keluar dari dalam parit.(mng)
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…