ILUSTRASI: RAHMAD/ADRI
Handri begitu bersemangat melihat kebakaran lahan. Bahkan dia mempersiapkan perlengkapan untuk melakukan pemadaman.
Teman Handri bernama Raka sudah mengingatkan agar berhati-hati. Dan Handri menjawab, ”Siap!”.
Semakin jauh ke dalam, asap semakin pekat. Handri berjalan semakin lambat, khawatir menabrak sesuatu. Sementara Raka memegangi bahu Handri.
Raka melakukan itu karena asap memang benar-benar pekat. Semakin ke dalam, langkah Handri semakin pelan, dan Raka merasakan kakinya meminjak sesuatu yang lembut.
”Hati-hati Hendri,” ucap Raka kepada Handri.
Belum sempat Handri menjawab, alamaaaak….!!!, keduanya sudah masuk ke dalam parit yang atasnya rumput.
Bukannya sedih, keduanya malah tertawa bersama karena tak menyangka bakal masuk ke dalam parit yang airnya pekat karena gambut.
Mujur, ada petugas yang mendengar keduanya yang berisik. Sehingga keduanya ditolong dengan cara mengangsurkan kayu kepada Handri dan Raka agar bisa keluar dari dalam parit.(mng)
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…