ILUSTRASI: RAHMAD/ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rama menghabiskan waktu libur sekolah di kampung halamannya. Ia sangat senang, karena banyak keluarganya di sana. Ia pun sering diajak ke berbagai tempat.
Sore itu, ia diajak oleh sepupunya Azmi untuk nongkrong di sebuah cafe. Nama kafe itu adalah Rumah Nenek.
Karena yang lain sudah pergi duluan, Rama pun menyusul sendiri dengan sepeda motor.
Namun, ia tak tahu lokasi pastinya karena ia tak hapal benar jalanan di kampung tersebut.
Ia pun bertanya ke tukang bengkel di pinggir jalan. ”Bang, tahu Kafe Rumah Nenek? Katanya di dekat sini,” tanyanya.
Bukannya mendapat jawaban, ia justru dimarahi dan dikira orang iseng. ”Apa kata kau? Rumah, rumah nenek kau. Masa kau tanya pula sama aku. Agak laen kau ku lihat,” jawab tukang bengkel itu emosi.
Rama pun langsung terdiam.
”Alamaaaak…!!! Salah paham abang ni. Kayaknya dia nggak ngerti maksud aku,” gumam Rama.
Ia pun segera pergi dan pamit dari tempat itu.(azr)
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…