Risnandar Mahiwa
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi mengajak organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengoptimalkan pengelolaan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024.
Pemko Pekanbaru sudah menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama kepala OPD dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan DAU tahun 2024 dan persiapan tahun 2025.
”FGD kami gelar untuk brainstorming, perihal permasalahan DAU di Kota Pekanbaru,” ujar Pj Wako, Ahad (14/7).
Dikatakannya, pengelolaan DAU selama ini sudah sangat baik. Namun ia tetap meminta Dirjen Keuangan Daerah di Kementerian Dalam Negeri untuk memberi saran dan masukan dalam pengelolaan DAU.
”Kami juga mendorong agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik agar APBD semakin sehat,” tambahnya.
Orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini menilai dengan APBD yang sehat tentu berdampak kepada program pembangunan bagi masyarakat. Ia katakan, ada sejumlah sektor jadi perhatian yakni kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.
”Kami akan susun sesuai porsi dan mekanisme yang ada. Semoga tahun depan pengelolaan keuangan daerah lebih efisien,” sambungnya.
Dikatakannya juga, tujuan akhir dari penyelenggaraan APBD ini adalah masyarakat. Sehingga perlu penyelenggaraan yang sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada.
”Diharapkannya, penyelenggaraan APBD Kota Pekanbaru pada tahun depan bisa dimanfaatkan efektif, efisien dan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat luas,” ujarnya.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Kota
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…