Ilustrasi
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Tingkat kejenuhan masyarakat terhadap pelayanan penyeberangan Ro-Ro Bengkalis kian memuncak. Banyak sopir truk harus antre hingga tiga hari di dermaga, kelelahan, dan kehabisan perbekalan.
“Alamaaaak..! Mabuk mengantre berhari-hari di dermaga Ro-Ro seperti ini. Alamat dapur di rumah tak berasap, karena tak ada uang yang bisa dibawa pulang,” keluh Andi, seorang sopir truk di Dermaga Ro-Ro Air Putih.
Selama menunggu, Andi hanya bisa makan, minum, dan mandi seadanya. Ia mengaku bosan harus antre panjang tiap kali menyeberang. Dalam sebulan, ia bisa empat kali pulang-pergi Pekanbaru–Bengkalis. Perjalanan yang normalnya hanya lima jam kini berubah jadi empat hari.
“Kondisi ini benar-benar menyiksa batin. Meninggalkan keluarga dengan pendapatan pas-pasan, sementara bekal dari perusahaan habis di perjalanan,” tambahnya.
Meski berat, ia tetap berusaha ikhlas menjalani profesinya. Baginya, yang terpenting keluarga tetap bertahan. “Alamaaaklah hidup ini. Demi keluarga saya tetap semangat. Semoga Ro-Ro kembali lancar dan tak ada kendala,” tuturnya dengan nada pasrah.
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…