anak-pekerja-kebun-sawit-diterkam-dan-diseret-harimau-ke-hutan
SIAK (RIAUPOS.CO) – Setelah hampir sebulan tidak ada kabar harimau sumatra masuk Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Siak, pada Ahad (29/8/2021) petang, seorang remaja laki laki, diserang harimau.
Alfarel (15) diserang harimau saat berada di sekitar pondoknya. Dia diterkam, kemudian diseret ke dalam hutan.
Demikian dijelaskan Kaur Pemerintahan Kampung Teluk Lanus, Kenang. Menurut Kenang, ketika kejadian keluarga korban yang ada di dalam pondok tidak berani keluar, setelah harimau pergi membawa Alfarel, barulah mereka bergegas ke Kampung Teluk Lanus melaporkan musibah itu. Petang itu juga dilakukan pencarian oleh warga terhadap jasad korban.
“Malam ini kami berhasil mengevaluasi jasad korban. Kondisinya sangat mengenaskan,” terangnya.
Situasi saat ini di Kampung Teluk Lanus, warga benar-benar khawatir dan merasa berduka. Sebab apa yang dikhawatirkan selama ini, menjadi kenyataan, ada korban jiwa.
Menurut Kenang, sejak harimau mulai masuk kampung, pihak pemerintahan kampung sudah mengingatkan warga untuk berhati-hati jika harus ke kebun.
Jangan pernah sendirian ke kebun. Demikian juga pulangnya jangan terlalu petang. Meksi harimau masuk kampung dan mengintai ternak, tapi warga harus beraktivitas untuk bertahan hidup.
“Kami tidak bisa melarang warga agar tidak beraktivitas, hanya saja harus lebih berhati hari. Kami tidak ingin jatuh korban,” jelas Kenang.
Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Hary B Koriun
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…