Categories: Siak

Berani Politik Uang, Pidana Menanti

SIAK (RIAUPOS.CO) — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Siak tinggal hitungan hari. Dalam momen Deklarasi Tolak Politik Uang, Ketua Bawaslu Siak Moh Royani diwakili Koordinator Bidang Administrasi dan Organisasi Zulfadli Nugraha menegaskan kepada seluruh pasangan calon, agar tidak melakukan politik uang.

Lebih jauh dikatakannya, jika hal itu ditemukan di lapangan, sanksi pidana siap menjerat siapapun pihak yang melakukan.

"Berani politik uang, pidana menanti. Kami tidak segan-segan menindak. Deklarasi ini, kami melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya utuk menekan politik uang dan pelanggaran lainya supaya pilkada di Siak berjalan lancar, aman, jujur dan kondusif," kata Zulfadli Nugraha, Jumat (27/11) di Gedung Tengku Maharatu Siak.

Kegiatan ini dihadiri Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, Kapolres AKBP Doddy F Sanjaya, Kajari Aliansyah, Polisi Pamong Praja, Kesbangpol, Danramil, Ketua KPU Siak Ahmad Rizal, dari MUI, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama, Pengadilan Negeri Siak, Pengadilan Agama, Ormas dan pasangan calon Bupati Siak.

Tidak hanya Bawaslu, disebutkan Zulfadli Nugraha, di hari yang sama, Panwascam di 14 kecamatan di Kabupaten Siak menggelar deklarasi serentak bersama pemangku kepentingan di kecamatan.

Dari tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Siak yang bertarung di Pilkada 2020, pasangan nomor urut 1 dihadiri calon Wakil Bupati Reni Nurita, pasangan nomor 2 dihadiri calon Wakil Bupati Husni Merza, pasangan nomor 3 lengkap dihadiri calon Bupati dan Wakil Bupati Arif-Sujarwo.

Seluruh pasangan calon dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Siak menandatangani spanduk deklarasi menolak politik uang, sebagai pertanda semua pihak sepakat menolak tindakan tidak terpuji dalam memenangkan pilkada.

Sementara Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengajak seluruh penyelenggara, paslon dan seluruh masyarakat, untuk terus menjaga agar politik uang tidak terjadi pada Pilkada Siak, Desember mendatang.

"Saya mengajak seluruh penyelenggara pilkada, paslon, dan seluruh lapisan masyarakat, agar sama-sama menjaga dan menolak politik uang. Karena dampak politik uang ini sangat buruk bagi penyelenggaraan pemerintahan untuk kedepannya," ucapnya.

Indra Agus Lukman juga mengimbau, selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Siak, agar pada pelaksanaan Pilkada Siak Desember 2020 mendatang, tetap dilaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

"Saya berharap, ketika pelaksanaan pilkada, jangan sampai lengah dengan protokol kesehatan. Jangan sampai pelaksanaan pilkada menjadi pusat penyebaran Covid-19, karena masa pandemi Covid-19 belum berakhir," jelasnya.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

3 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

6 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

8 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago