Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra SIK MSi bersama Kasdim 0322 Siak Mayor Inf Indra Mangaratua Samosir, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman mengecek pasukan saat apel dan patroli skala besar di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Ashasyimiah, Siak Sriindrapura, Senin (24/2/2025).
SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) – TNI dan Polri serta Pemkab Siak menggelar apel dan patroli skala besar di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Ashasyimiah Kota Siak, Senin (24/2) pagi.
Apel digelar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat setelah sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada.
Polres Siak bersama Kodim 0322 Siak dan pemerintah daerah melaksanakan apel bersama dan patroli skala besar. Apel bersama ini dipimpin Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra SIK MSi bersama Kasdim 0322 Siak Mayor Inf Indra Mangaratua Samosir, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, jajaran pejabat utama Polres Siak, serta personel dari Kodim 0322 Siak, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
Kapolres Eka mengatakan pihaknya siaga untuk memastikan Siak aman dan terkendali. Dan dengan bersinergi seperti ini, Kapolres Eka yakin gangguan kamtibmas dapat diatasi secara terpadu.
Kapolres juga mengajak semua pihak menahan diri dan berkepala dingin, terutama dalam menunggu keputusan MK. Apapun keputusan sengketa pilkada, itulah yang terbaik.
”Kita semua bersaudara jangan terpecah belah karena perbedaan pilihan. Tetap bersatu untuk Siak lebih baik dan berkemajuan,” imbau Kapolres Eka.
Dalam amanatnya, Mayor Indra menekankan pentingnya solidaritas antara TNI, Polri, dan pemda dalam menjaga kondusivitas wilayah.
”Apapun hasil keputusan MK hari ini (kemarin, red), sebagai garda terdepan harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita solid dan siap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” katanya.
Setelah apel dilaksanakan patroli skala besar untuk memastikan keamanan di berbagai titik strategis, termasuk KPU, gudang logistik, dan Bawaslu.
Sekda Siak Arfan Usman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menerima hasil putusan MK dengan lapang dada.
”Kami berharap seluruh masyarakat Siak dapat menerima keputusan ini dengan sikap yang dewasa. Kami juga minta Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk menambah jumlah personel guna memperkuat tim pengamanan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Arfan Usman.(mng)
Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…
Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…
Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…
Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…
Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…
Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…