Sekdakab Siak Arfan Usman mengikuti Rakorpusda Pengendalian Inflasi 2024 secara virtual di Siak Live Room, Senin (22/7/2024). (diskominfo siak untuk riau pos)
SIAK (RIAUPOS.CO) – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Siak pada 2023 sebesar 4,35 persen dan angka inflasi sebesar 2,39 persen, artinya secara grafik turun. Sebab pada 2022 sebesar 5,31 persen.
Atas capaian itu, Kementerian Keuangan mengapresiasi dengan memberikan bantuan dana alokasi insentif fiskal 2024, sebesar Rp6,737 miliar. Kabupaten Siak menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Riau yang mendapatkan dana tersebut.
Demikian dikatakan Sekdakab Siak Arfan Usman usai mengikuti Rakorpusda Pengendalian Inflasi 2024, secara virtual di Siak Live Room, Kantor Bupati Siak, Senin (22/6).
Disebutkan Sekda Arfan Usman, dengan masuknya Kabupaten Siak kedalam 50 provinsi, kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki kinerja pengendalian inflasi yang baik, Senin depan Bupati Siak Alfedri akan diundang untuk menerima secara langsung dana insentif tersebut.
“In Sya Allah, Senin (29/7) mendatang, Bupati Alfedri langsung menerima dana insentif fiskal diserahkan oleh Mendagri bersama Menkeu di Jakarta,” terang sekda.
Terima kasih atas kerja keras dan sinergisitas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Siak.
Apa yang dilakukan bersama, dinilai berhasil dalam mengendalikan inflasi di daerah. Penghargaan itu diberikan atas kinerja tahun berjalan kategori pengendalian inflasi daerah kategori pertama menurut provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia.(gem)
Laporan MONANG LUBIS, Siak
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…