(RIAUPOS.CO) – Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menjadi satu dari empat narasumber pada seminar nasional dengan tema Kemerdekaan Indonesia dan Semangat Kemajuan Berbangsa. Tiga narasumber lainnya adalah Wakil Ketua MPR RI Dr Hidayat Nurwahid, Peneliti Fornita Dr Dadan Anugerah MSi dan Peneliti Islamadina Jakarya Dr Hendra Nurtjahjo MH.
Dalam paparannya secara virtual, Bupati Siak Alfedri menjelaskan tentang Kerajaan Siak atau Istana Asserayah Alhasyimiah yang berjaya pada masanya, dengan wilayah kekuasaan dari Aceh Tamiang hingga ke Sambas.
“Kami sangat bangga kepada Sultan Syarif Kasim II yang sekarang dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Dia juga seorang patriotis yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi, karena selain berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dia juga menyerahkan kekuasaan dan kedaulatannya kepada Indonesia, serta menyumbangkan harta kekuasaan dengan jumlah 13 juta gulden,” terang Alfedri.
Semangat perjuangan para pahlawan nasional itulah yang seharusnya menjadi acuan bagi anak-anak bangsa, sehingga memberikan spirit dan energi terbarukan untuk merawat kebangsaan, demi kemajuan negara Indonesia.
“Kemajuan bangsa harusnya terlebih dahulu diawali dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), seperti contoh pada zaman Sultan Siak sudah adanya dua rumah pendidikan yakni Madrasah Taufiqiah dan Madrasah Tunisah yang masih terawat sekolahnya hingga sekarang. Ini menandakan bahwa di zaman Sultan Siak, anak-anak sudah diberikan pendidikan yang lebih,” jelas Bupati Siak di ruang Bandar Siak Lantai II Kantor Bupati Siak, Senin (17/8 ) siang.
Untuk Kabupaten Siak, sambungnya, pemkab akan terus berusaha bagaimana menciptakan generasi penerus bangsa yang betul-betul bisa mengisi kemerdekaan, untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Bupati Alfedri menjelaskan, untuk Kabupaten Siak, masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan sekitar 5,4 persen. Demikian juga dengan pendidikan rata-rata tamat sekolah masyarakat setingkat SMA.
“Oleh karena itu, kami berazam untuk membuat program strategis dengan mendorong pendidikan yang unggul di masa yang akan datang, sehingga akan melahirkan generasi yang unggul. Dan untuk indeks pembangunan manusia, Kabupaten Siak meraih peringkat ketigadi Provinsi Riau,” jelasnya.(adv)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…