tgi-ro3-latih-pengrajin-lidi-sawit-di-siak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi mikro masyarakat, PT TGI melalui kantor RO3 Pekanbaru melaksanakan pelatihan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Siak. Berupa pelatihan keterampilan kerajinan lidi sawit di Jambai Makmur dan Kampung Bali, Kecamatan Kandis bekerjasama dengan Rumah Tamadun selama empat hari 5-8 April 2021 di Kantor Desa Jambai Makmur.
Manajer TGI RO3 Antonius Totok menyampaikan, dengan melimpahnya komoditas sawit di Riau, masyarakat bisa ikut memanfaatkan peluang dari hasil kerajinan lidi sawit sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Lidi sawit yang merupakan salah satu limbah sawit yang belum terlalu dimanfaatkan ternyata memiliki nilai ekonomi. Tidak hanya dikenal di pasar domestik, permintaan terhadap lidi sawit pun juga laris-manis di pasar global dan sudah mulai diekspor ke India, Pakistan dan Nepal. Dalam laporan Palm Oil Indonesia dikatakan,
"Tingginya preferensi dan minat konsumen pasar global terhadap produk ecofriendly, otentik tradisional, dan produk hasil kerajinan tangan yang dianggap memiliki value yang tinggi merefleksikan peluang pasar produk piring anyaman lidi sawit yang sangat besar," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Riau Pos, Kamis (15/4).
Lidi sawit menurutnya, dapat diolah menjadi barang kerajinan dan bernilai seni yang memiliki value added seperti piring, tempat buah, wadah tisu, dan tas.
Pada pelatihan ini, TGI bekerja sama dengan Rumah Tamadun yang sudah berpengalaman sejak 2017 dan mengekspor produknya ke luar negeri. Serta mendapatkan perhargaan Sidhakarya Gubernur Riau 2020 ini mendapatkan respon positif dari 15 peserta pelatihan yang terdiri dari 10 peserta dari Jambai Makmur dan 5 peserta dari Kampung Bali.
"Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk dapat memasarkan produk ini ke depannya, di mana dalam pelatihan ini diberikan juga kiat-kiat pemasaran dan pengembangan pariwisata," sambungnya.
Pelatihan kerajinan lidi sawit ini akan dilanjutkan dengan pelatihan menjahit yang akan dilakukan pada tanggal 9-13 April 2021 di lokasi yang sama.
Dalam pelatihan kali ini, diberikan juga 8 mesin jahit dan perlengkapannya seperti kain dan pola pakaian yang diserahkan ke kepala desa setempat. Rangkaian pelatihan yang diberikan ini merupakan wujud kepedulian TGI dalam rangka mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi masyaraka.(rls/egp)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…