Categories: Siak

Lebih Dekat dengan Istana Peraduan

Belum banyak orang yang dapat melihat langsung isi Istana Peraduan atau Istana Tengku Syarifah Latifah yang baru diserahterimakan revitalisasi oleh PT RAPP lewat CSR-nya, kepada Pemkab Siak yang diterima oleh Bupati Siak H Alfedri dan Sekda Arfan Usman.

(RIAUPOS.CO) – Situs bersejarah yang menjadi mahar sultan terhadap Tengku Syariah Latifah didirikan pada 1915 sampai 1916, sekarang berdiri megah tanpa mengubah bentuk aslinya, baik dari bangunan, maupun isi yang ada di dalamnya, termasuk tempat tidur sultan.

Kepala Dinas Pariwisata Fauzi Asni yang hadir dalam serah terima Istana Peraduan itu, akan mengusulkan kepada Bupati Siak Alfedri agar dijadikan salah satu situs bersejarah yang layak dikunjungi.

“Kami sedang mengajukan surat agar Istana Peraduan dapat dibuka untuk umum dan menjadi situs bersejarah yang dapat dijadikan sebagai tempat edukasi, penelitian dan lainnya, sebab ada diorama di dalamnya,” ungkap Fauzi Asni.

Istana Peraduan yang satu kompleks dengan Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Matahari Timur, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari popularitas Istana Siak yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Jika pada 2021 ini Tangsi Belanda menjadi situs bersejarah terpopuler menyisihkan sejumlah situs bersejarah, rumah dan makam Laksmana Raja di Laut, Makam Tuan Guru Hidayat Sapat Inhil, Masjid Jami’ Kampar, Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru, Istana Sayap Pelalawan, Benteng Tujuh Lapis Rokan Hulu, Masjid Raja Pauh Ranap Inhu, Rumah Dinas Kepala BRI Rokan Hilir, Fauzi Asni berharap pada 2022 mendatang Istana Peraduan dapat mengukir prestasi yang sama dengan Tangsi Belanda.

Dikatakan Fauzi Asni, masyarakat pasti sangat penasaran seperti apa rasanya berada di dalam Istana Peraduan dan apa saja yang ada di dalam istana.

“Saat ini kami sedang mengusulkan kepada Bupati Alfedri, mudah-mudahkan secepatnya dapat dibuka untuk umum, sehingga masyarakat yang mencintai budaya dan sejarah dapat lebih dekat dan tahu seperti apa di dalam Istana Peraduan itu,” ungkap Fauzi Asni

Tidak hanya tempat tidur tapi ada juga cermin dan beberapa barang-barang di meja rias, termasuk Alquran di sudut tempat tidur. Tidak hanya itu, ada kolam mini dan teras di bagian samping tempat bersantai.(ifr)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aksi Pencurian Kabel Bikin Jalan Sudirman Pekanbaru Gelap Gulita

Kabel LPJU di Jalan Sudirman Pekanbaru dicuri OTK, menyebabkan jalan gelap. Dishub langsung lakukan perbaikan…

19 menit ago

Kebakaran Hebat di Sukajadi, 8 Rumah Kontrakan Hangus Seketika

Kebakaran hebat hanguskan 8 rumah kontrakan di Sukajadi. Penghuni tak sempat selamatkan harta benda, kerugian…

26 menit ago

Lolos Administrasi, 38 Kandidat KI Riau Siap Ikuti Tes Potensi

Sebanyak 38 calon anggota KI Riau mengikuti tes potensi hari ini. Hasil seleksi akan diumumkan…

39 menit ago

Satpol PP Rohil Tertibkan Lapak di Bahu Jalan dan Drainase, Ini Alasannya

Satpol PP Rohil menertibkan lapak pedagang yang melanggar aturan setelah empat kali peringatan. Penertiban berlangsung…

50 menit ago

Hari Pertama Sekolah, Kehadiran Guru dan Murid di Kuansing Tembus 99 Persen

Hari pertama sekolah di Kuansing mencatat kehadiran guru dan siswa mencapai 99 persen. Disdikpora menyebut…

59 menit ago

Rumah Kosong Diduga Milik Bandar Narkoba di Bengkalis Ludes Terbakar

Rumah kosong diduga milik terpidana narkoba di Desa Jangkang, Bantan, Bengkalis terbakar hebat dini hari.…

1 jam ago