Categories: Siak

Bersama Lestarikan Hutan Mangrove

(RIAUPOS.CO) – Bakau atau mangrove adalah tumbuhan yang menjadi bagian dari pesisir dan harus dilestarikan. Kampanye pelestarian bakau membuat Bupati Siak Drs H Alfedri MSi hadir dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2020, di Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Selasa (11/8) siang.

Kecintaannya terhadap lingkungan, karena ia merasa dekat dengan alam, bupati menghadiri kegiatan di mangrove Sungai Bersejarah itu.

Bupati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Mangrove Sungai Bersejarah, Kampung Kayu Ara, Kecamatan Sungai Apit.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen masyarakat, kelompok Konservasi Laskar Mandiri, serta penggiat lingkungan lainnya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan khususnya di Kecamatan Sungai Apit,” ucap Alfedri.

Peringatan Hari Konservasi Alam 2020 merupakan upaya untuk melestarikan lingkungan dalam pembangunan berwawasan lingkungan.

"Karena Kabupaten Siak sendiri telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan sebagai Siak Kabupaten Siak Hijau dan Lestari, dan Bupati Siak menjadi Sekjen dari Lingkar Temu Kabupaten Lestari. Oleh karena itu mari sama-sama kita terus menjaga dan melestarikan lingkungan,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, bupati berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak, agar terus menjaga dan melestarikan lingkungan, dengan tidak membuang sampah dan menebang kayu sembarangan.

"Jika kita menjaga alam, Insya Allah alam akan terus memberikan manfaatnya untuk kehidupan manusia,” jelas bupati.

Di samping itu, bupati tak bosan-bosannya mengingatkan agar warga mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Hal itu sangat penting dilakukan, karena baginya kesehatan dan keselamatan warganya sangat penting.

“Disiplin itu penting, sehingga diri dan keluarga serta lingkungan terhindar dari Covid-19. Tetap kenakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan,” ucap bupati mengingatkan.

Ternyata menurut Ketua Konservasi Laskar Mandiri selaku panitia Sabarian Putra, peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2020, yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Siak, dan dipusatkan di mangrove Sungai Bersejarah.
"Acara ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan alam, khususnya hutan mangrove,” ucap Sabarian Putra.

Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2020 di Mangrove Sungai Bersejarah, mengangkat tema Rawat Peradaban Lestarikan Hutan melalui Gerakan, Membibit, Menanam, Memelihara (3M).(adv)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago