Bupati Siak Alfedri menyiramkan air limau tanda dimulainya prosesi Mandi Belimau Besamo menyambut Ramadan di Lapangan Pujasera Lela Raja, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Senin (11/3/2024). (diskominfo siak untuk riaupos.co)
RIAUPOS.CO – Bupati Siak Alfedri akan menjadikan iven Mandi Belimau Besamo menyambut datangnya bulan suci Ramadan sebagai kalender kebudayaan.
Iven yang dilaksanakan, Senin (11/3) di Lapangan Pujasera Lela Raja atau penyeberangan feri Perawang merupakan kegiatan rutin menyambut Ramadan.
Mandi Belimau merupakan salah satu tradisi masyarakat Riau yang bermakna mandi bersuci dalam menyambut bulan suci Ramadan, dan biasanya dilaksanakan satu hari sebelum pelaksanaan puasa Ramadan, tepatnya dilaksanakan pada petang harinya.
Ketua Panitia Pelaksana Rian Permana Putra mengatakan, Mandi Belimau Besamo ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang.
“Kami juga mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Siak Alfedri yang berkenan hadir,” ucap Putra.
Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri mengapresiasi Pemerintah Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, yang telah menyelenggarakan kegiatan Mandi Belimau Besamo. “Untuk di Kabupaten Siak kegiatan Mandi Belimau Besamo di Tualang ini yang paling meriah. Sejak saya Camat Tualang, sudah selalu datang,” ucap bupati.
Kegiatan Mandi Belimau Besamo ini, merupakan kegiatan kebudayaan, religius dan juga sakral. Karena Mandi Belimau Besamo ini sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu.
“Kegiatan Mandi Belimau Besamo ini, merupakan salah satu kebudayaan yang harus kita jaga dan lestarikan hingga ke anak cucu kita nantinya. Mandi Belimau Besamo ini, merupakan salah satu kebudayaan kita untuk membersihkan tubuh kita menyambut bulan suci Ramadan,” jelas bupati.
Selain dengan membersihkan tubuh dalam menyambut bulan suci Ramadan, membersihkan jiwa juga sangat penting, dengan meminta maaf dan memaafkan sesama manusia. “Kegiatan Mandi Besamo ini, kedepannya akan kami masukkan ke dalam kalender iven kebudayaan tahunan Pemerintah Kabupaten Siak,” kata bupati.
Kepada penghulu, camat, untuk mengusulkan dan mengingatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kebudayaan agar memasukkan kegiatan ini pada iven kebudayaan Kabupaten Siak pada 2025.
Selain itu, bupati juga mengajak masyarakat Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, untuk menjadikan bulan suci Ramadan 1445 Hijriah menjadi bulan Ramadan terbaik di dalam hidup.(ifr)
Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…
Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…
Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…
Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…
UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…
Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…