Categories: Siak

Jadikan Mandi Belimau Besamo Kalender Iven Kebudayaan

RIAUPOS.CO – Bupati Siak Alfedri akan menjadikan iven Mandi Belimau Besamo menyambut datangnya bulan suci Ramadan sebagai kalender kebudayaan.

Iven yang dilaksanakan, Senin (11/3) di Lapangan Pujasera Lela Raja atau penyeberangan feri Perawang merupakan kegiatan rutin menyambut Ramadan.

Mandi Belimau merupakan salah satu tradisi masyarakat Riau yang bermakna mandi bersuci dalam menyambut bulan suci Ramadan, dan biasanya dilaksanakan satu hari sebelum pelaksanaan puasa Ramadan, tepatnya dilaksanakan pada petang harinya.

Ketua Panitia Pelaksana Rian Permana Putra mengatakan, Mandi Belimau Besamo ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Siak Alfedri yang berkenan hadir,” ucap Putra.

Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri mengapresiasi Pemerintah Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, yang telah menyelenggarakan kegiatan Mandi Belimau Besamo.  “Untuk di Kabupaten Siak kegiatan Mandi Belimau Besamo di Tualang ini yang paling meriah. Sejak saya Camat Tualang, sudah selalu datang,” ucap bupati.

Kegiatan Mandi Belimau Besamo ini, merupakan kegiatan kebudayaan, religius dan juga sakral. Karena Mandi Belimau Besamo ini sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu.

“Kegiatan Mandi Belimau Besamo ini, merupakan salah satu kebudayaan yang harus kita jaga dan lestarikan hingga ke anak cucu kita nantinya. Mandi Belimau Besamo ini, merupakan salah satu kebudayaan kita untuk membersihkan tubuh kita menyambut bulan suci Ramadan,” jelas bupati.

Selain dengan membersihkan tubuh dalam menyambut bulan suci Ramadan, membersihkan jiwa juga sangat penting, dengan meminta maaf dan memaafkan sesama manusia.  “Kegiatan Mandi Besamo ini, kedepannya akan kami masukkan ke dalam kalender iven kebudayaan tahunan Pemerintah Kabupaten Siak,” kata bupati.

Kepada penghulu, camat, untuk mengusulkan dan mengingatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kebudayaan agar memasukkan kegiatan ini pada iven kebudayaan Kabupaten Siak pada 2025.

Selain itu, bupati juga mengajak masyarakat Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, untuk menjadikan bulan suci Ramadan 1445 Hijriah menjadi bulan Ramadan terbaik di dalam hidup.(ifr)

Redaksi

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

15 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

16 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

16 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

17 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

17 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

20 jam ago