Categories: Siak

Begitu Dekat dengan Masyarakat dan Bersahaja

SIAK (RIAUPOS.CO) – Melakukan penilaian PHBS di Kampung Adat Kampung Tengah,   yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Siak, begitu bersahaja dan sangat dekat dengan warganya.

Pandemi Covid-19 tidak membuat Rasidah berhenti beraktivitas. Rasidah tetap beraktivitas dan menyatu dengan warganya. Dia melihat dari dekat bagaimana kehidupan warganya di masa pandemi Covid-19.

Rasidah mengajak bangkit dan memastikan para ibu dapat mandiri dari segi ekonomi, untuk membantu kesejahteraan keluarga.

Perilaku hidup bersih dan sehat dengan 10 indikatornya, menurut Rasidah memang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari, bagi setiap keluarga dan individu, terutama para ibu. "Dari sanalah kita berangkat menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera," kata Rasidah.

Kegiatan ini, merupakan implementasi dari berbagai pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh PKK, kader Posyandu maupun Dinas Kesehatan.

"Ini hari kedua dan kecamatan yang ketiga kami turun melaksanakan penilaian dan pembinaan keluarga berperilaku hidup bersih dan sehat," sebut Rasidah di Balai Kampung Adat itu.

Dikatakan Rasidah, tujuan dari PHBS ini bukan saja penilaian dan pembinaan semata. Bagaimana caranya PHBS tidak dibuat penilaian sesaat ini saja, tapi harus menjadi perilaku kehidupan sehari-hari.  "Program PHBS ini, desain terus dapat digalakkan apalagi di masa pandemi ini. Indikator yang ada di PHBS merupakan salah satu cara untuk memutuskan mata rantai Covid-19,’’ tambahnya.

Dirinya berharap kegiatan PHBS bisa jadi budaya, sekaligus menggerakkan keluarga serta masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

Lebih jauh Rasidah menyampaikan, keberhasilan pembinaan yang dilakukan dapat dilihat dari bagaimana praktik pelaksanaan 10 indikator PHBS di lingkungan rumah tangga. Artinya harus ada upaya yang dilaksanakan untuk memberdayakan seluruh anggota rumah tangga agar mau, tahu dan mampu untuk melaksanakan PHBS.

Selain itu lanjutnya, semua pihak yang terkait bisa berperan aktif dalam gerakan kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Kata Ida sapaan akrabnya, ada empat indikator yang menentukan derajat kesehatan masyarakat yaitu, faktor lingkungan, faktor perilaku dan yang ketiga pelayanan kesehatan serta faktor keturunan atau genetika.

"Faktor lingkungan dan perilaku ini sangat menentukan derajat kesehatan seseorang. Jadi untuk mengubah perilaku masyarakat agar bisa meningkatkan derajat kesehatannya salah satunya melalui program PHBS ini," jelasnya.

Istri Bupati Siak ini berharap, dengan melaksanakan program PHBS dalam kehidupan sehari-hari, bisa meningkatkan derajat kesehatan  masyarakat di Kabupaten Siak. Dalam kesempatan Itu, Rasidah meninjau sejumlah rumah sekaligus melihat tanaman toga, sekaligus melakukan penilaian. "Senang melihat rumah bersih dan tertata. Dengan demikian penghuni akan nyaman dan sehat," sebut Rasidah.(ifr)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago