terus-berlatih-untuk-meraih-prestasi-berikutnya
SIAK (RIAUPOS.CO) – Kejuaraan Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (Kejurcab IPSI) tingkat Kabupaten Siak 2021 yang digelar di GOR Siak Sport Hall, ditutup pada Ahad (7/11) malam. Ajang bergengsi yang diikuti oleh 16 perguruan ini, keluar sebagai juara umum adalah Perguruan Satria Muda Indonesia (SMI) dengan 7 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Demikian dikatakan Ketua IPSI Kabupaten Siak Irwan Priatna yang juga Kabid Damkar BPBD Siak pada Senin (8/11) siang. Sementara juara 2, Perguruan Kemenyan Putih, meraih 3 emas, 2 perak, 3 perunggu. Juara 3, Perguruan PSHT, dengan 2 emas, 2 perak dan 8 perunggu.
Kejurcab dibuka oleh Sekda Arfan Usman pada Jumat (5/11), digelar sejak pagi hingga malam hari, selama 3 hari. Kejurcab resmi ditutup oleh Ketua IPSI Irwan Pryatna pada Ahad (7/11) petang. "Kami berharap para pesilat dapat terus berlatih, terutama yang berprestasi, karena akan mewakili Kabupaten Siak dalam iven selanjutnya tingkat provinsi,"ucap Irwan.
Iven ini diharapkan mampu menyukseskan tagline Siak Tangguh, Siak Tumbuh. Dengan lahirnya atlet silat Siak yang akan membawa nama Siak harum di kancah provinsi, nasional bahkan internasional. "Kami juga memiliki atlet yang siaga pada tim tunggu dan atlet pantau. Mereka ini nantinya yang disiapkan untuk mengikuti agenda Pengprov IPSI Riau,"terang Irwan.
Kepada yang belum meraih prestasi, jangan patah semangat. Berlatih adalah salah satu kunci dalam meraih prestasi. Irwan mengajak semua perguruan untuk menjaga kekompakan. Perguruan boleh berbeda, namun saling menghargai adalah keniscayaan.
Lebih jauh dikatakan Irwan Priatna, hadir Wakil Ketua KONI Siak Poniman dan sejumlah ketua perguruan silat. Tamu dari Pelalawan yaitu Ketua IPSI Pelalawan Hendri Jerman ikut memantau perkembangan atlet Siak, sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan peraturan pertandingan hasil Munas PB IPSI 2016.
"Peraturan ini untuk pertama kalinya dilakukan di Sumatera. Dan Ketua Pertandingan Zulhendri, yang juga wasit atau juri internasional, akan langsung melaporkannya ke PB IPSI atas penerapan peraturan pertandingan hasil Munas 2016 ini,"terangnya.
Menurut Irwan, IPSI Siak bangga dipercaya untuk pertama kalinya menggunakan peraturan tersebut. "Semoga atlet kami terbiasa dengan peraturan pertandingan yang baru dan tidak kaku,"ucap Irwan.(ifr)
Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…
Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…
Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…
Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…
Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…
Fordismari menggelar aksi di Kantor Bupati Kampar menolak penunjukan Ardi Mardiansyah sebagai Pj Sekda dan…