Categories: Siak

Jauhi Perlintasan Harimau di Koto Gasib

SIAK (RIAUPOS.CO) — Adanya jejak harimau sumatera di Teluk Rimba, Kecamatan Koto Gasib, membuat BBKSDA turun dan memasang kamera pemantau (trap).

Administratur PT Kimia Tirta Utama (KTU) Achmad Zulkarnain, membenarkan BBKSDA turun, guna memastikan jejak harimau sumatera itu.

"Kemarin mereka turun memasang kamera pemantau. Untuk memastikan keberadaan harimau itu," jelasnya.

Zulkarnain juga mengatakan, pihaknya akan melakukan tracking perlintasan harimau itu, sehingga karyawan dan warga dipastikan tidak melintasi wilayah itu.

"Jika pun harus melintasi tidak sendirian, dan tetap selalu waspada," ungkap Zulkarnain.

Lebih jauh dikatakannya, jika selama ini ada warga yang pergi memancing atau keluar sendirian. Disebutkannya pihaknya akan membatasi dan membuat aturan.

"Hal itu kami lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sehingga berjalan aman dan terkendali," sebutnya.

Terkait jumlah harimau, Zulkarnain enggan berkomentar sebab belum pasti. Meski yang beredar dari mulut ke mulut simpang siur, induk dan dua anaknya, ada juga yang menyebut dua induk satu anaknya.

Sementara pada berita sebelumnya Humas BBKSDA Dian membenarkan pihaknya sudah turun dan memasang kamera pemantau.

Demikian juga penjelasan Kabid Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro, meski dia belum bisa memastikan keberadaan harimau, namun hal itu tidak menutup kemungkinan.

"Kemunginan keberadaan harimau selalu ada. Terlebih lagi di wilayah itu memang perlintasannya. Bisa jadi mereka kembali ke sana," jelasnya.

Laporan: Monang Labis (Siak)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago