Categories: Siak

Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Lintas Siak-Bungaraya

SIAK (RIAUPOS.CO) – Lama menunggu namun tak juga diperbaiki, akhirnya warga menanam pohon pisang di Jalan Lintas Siak-Bungaraya.

Ada lima pohon pisang yang ditanam warga di jalan rusak sejauh sekitar 3-4 kilometer itu. Dan pohon pisang yang ditanam di jalan itu ditopang dengan batang kayu, agar dapat tegak dan tidak tumbang.

Arman (30), warga Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, mengaku apa yang dilakukannya bersama teman-temannya sebagai bentuk protes atas debu dan lubang jalanan yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kami selalu ingatkan warga agar selalu berhati-hati ketika melintasi jalan rusak yang berdebu ketika kemarau dan tergenang ketika musim hujan,” sebut Arman.

Jalan ini sudah cukup lama dibiarkan seperti ini. Kerusakan jalan jika dari Siak, dimulai dari Jembatan Simpur Kampung Langkai sampai jembatan perbatasan Jayapura, Bungaraya.

Pernah jalan ini dirapikan dengan cara diratakan dengan alat berat. Sehingga lobang-lobang  menjadi rata dan jalan tanpa aspal.

“Kami kira setelah itu langsung kembali diaspal, ternyata dibiarkan dan pengguna jalan kena imbas kerusakan jalan aspal berubah menjadi jalan tanah itu,” jelasnya.

Sementara sopir travel Pekanbaru-Sungai Pakning, Ade, juga mengeluhkan sulitnya akses dari Siak menuju Bungaraya itu.

“Jalannya begitu rusak, sangat sulit dilintasi. Harus berhati-hati jika tidak ingin velg mobil  rusak,” kata Ade.

Kerusakan jalan merata dengan lubang-lubang yang sedang maupun besar kedalaman 5 sampai 20 centimeter dengan lebar mulai 10 sampai 300 centimeter.

“Jika tidak terbiasa melintasi jalan itu, tentu kendaraannya akan terperosok,” kata Ade.

Pantauan di lokasi, tidak ada penerangan di jakan rusak itu sehingga harus ekstra hati-hati melintasi jalan rusak dan berdebu  jika berpapasan dengan mobil maupun truk.

Kabid Binamarga Distarukim Ari Nofizal saat dikonfirmasi terkait atas apa yang dilakukan warga, dia meminta warga untuk bersabar sebab perbaikan jalan ada di anggaran 2022.

“Beri kami waktu. Sungguh kami tidak ingin menyusahkan warga. Kami akan perbaiki dan tahap awal melakukan perawatan,” sebut Ari.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Hujan Deras di Batam, Material dari Bukit Gundul Hantam Jalan Baloi

Hujan deras di Baloi Batam picu banjir lumpur dan kayu gelondongan dari bukit gundul, jalan…

14 jam ago

Sampah Plastik Kepung Pantai Padang, Minta Penanganan Serius

Tumpukan sampah plastik kepung Pantai Padang di sekitar Masjid Al-Hakim, wisatawan soroti kebersihan kawasan wisata…

15 jam ago

Parkir Sembarangan di Flyover Kelok 9, Pengendara Disanksi Push Up

Satlantas Polres Limapuluh Kota beri sanksi push up bagi pengendara yang parkir sembarangan di Flyover…

17 jam ago

Beli RoaMax Umrah Telkomsel, Bonus Voucher Kuliner Nusantara di Makkah

Telkomsel hadirkan RoaMax Umrah kuota 70 GB hingga 17 hari plus voucher kuliner Nusantara di…

17 jam ago

The Premiere Hotel Hadirkan “Resapi Ramadan”, All You Can Eat Rp198 Ribu

The Premiere Hotel Pekanbaru hadirkan program Resapi Ramadan dengan konsep All You Can Eat dan…

17 jam ago

Ramadan di Rumbai Makin Semarak, 99 Asma’ul Husna dan 25 Nama Nabi Terangi Jalan Sembilang

Ratusan lentera Asma’ul Husna dan nama nabi terangi Jalan Sembilang Rumbai, jadi tradisi Ramadan yang…

19 jam ago