Jasad pencari ikan bernama Riswandi (60) warga Dusun Sidomulyo, Kampung Bungaraya, ditemukan sudah meninggal dunia di persawahan Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Rabu (31/1/2024). (PENGHULU JAYAPURA UNTUK RIAUPOS.CO)
SIAK (RIAUPOS.CO) – Seorang pencari ikan ditemukan sudah meninggal di persawahan, sekitar 200 meter dari Destinasi Wisata Sigaran Jiwa, Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Rabu (31/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban bernama Riswadi (60), ditemukan Linmas Jayapura Dusun III bernama Untung di Jalan Usaha Tani, yang sedang mencari rumput.
Demikian dijelaskan Penghulu Jayapura Nurhadi Budiono. Disebutkan Nurhadi Budiono, saat ditemukan Untung, posisi korban telungkup di tepi parit pesawahan, tidak jauh dari sepedanya. Korban tidak membawa kartu identitas, namun menurut warga, korban warga Dusun Sidomulyo, Kampung Bungaraya.
“Kami hanya menemukan alat mencari ikan berupa jaring, botol air minum, sepeda dan tidak membawa kartu identitas,” terang Penghulu Nurhadi Budiono. Secara kasat mata, disebutkan Penghulu Nurhadi Budiono, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Bersama Pihak Polsek Bungraya dan dibantu warga, dikatakan Penghulu Nurhadi Budiono, korban dibawa ke Puskesmas Bungaraya untuk dilakukan visum.
Kapolsek Bungaraya AKP Aspikar membenarkan ditemukan jasad warga yang sehari hari mencari ikan di sawah. “Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya.(fiz)
Laporan MONANG LUBIS, Siak
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.