Wabup Rohil Jhony Charles bersama Forkopimda Rohil foto bersama PPPK usai penyerahan SK pengangkatan PPPK secara simbolis di lingkungan Pemkab Rohil tahun 2024 tahap I di lapangan Purna MTQ Batu Enam, Bagansiapiapi, Selasa (29/7/2025).(Zulfadhli/riau pos)
ROHIL (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) secara resmi menyerahkan SK pengangkatan 1.156 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I formasi tahun 2024 di Taman Budaya Batu 6, Bagansiapiapi, Selasa (29/7).
Acara penyerahan SK dipimpin langsung Wabup Rohil Jhony Charles, didampingi sejumlah pejabat tinggi daerah, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas keteguhan para peserta pesan moral yang kuat agar para pegawai PPPK bijak dalam mengelola keuangan, terutama dalam menyikapi perubahan status kepegawaian yang kerap memunculkan dorongan gaya hidup konsumtif.
Ia menegaskan agar pegawai tidak terjebak dalam jerat utang hanya demi gaya hidup yang tidak sesuai kemampuan. ”Saya ingatkan, jangan sampai terlilit utang hanya karena ingin tampil bergaya. Jika memang hendak mengajukan kredit, silakan melalui Bank Daerah yang telah terpercaya,” ujarnya.
Ia juga memberikan penegasan agar tidak ada potongan-potongan liar terhadap gaji pegawai PPPK. Wabup meminta agar seluruh pegawai yang merasa dirugikan secara finansial segera melapor kepada Bupati. ”Tidak boleh ada potongan gaji di luar ketentuan. Jika terjadi, itu harus segera dilaporkan. Tidak boleh ada praktik ‘uang singgah’,” tegasnya.
Wabup juga mengajak seluruh tenaga PPPK untuk meningkatkan etos kerja, menjunjung tinggi nilai amanah sebagai pelayan publik, dan menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
”Kepada seluruh PPPK yang baru dilantik, saya minta untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, dan menjadikan jabatan ini sebagai bentuk pengabdian yang penuh integritas,” tambahnya.
Selain itu, dia turut menyampaikan imbauan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta menjaga kebersihan lingkungan kantor demi menghindari penyakit yang ditimbulkan akibat sanitasi buruk, seperti malaria.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas, termasuk kewajiban menggunakan helm bagi pegawai yang menggunakan kendaraan bermotor.
Di akhir sambutannya, wabup mengajak seluruh tenaga PPPK untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, serta memperkuat semangat kebersamaan dan profesionalitas di lingkungan kerja.
”Jadilah aparatur yang mampu memberi makna atas keberadaan saudara di tengah masyarakat. Hindari sikap saling menjatuhkan antar rekan kerja. Tunjukkan bahwa PPPK mampu menjadi suri teladan bagi publik,” katanya.
Prosesi pelantikan ditutup dengan penyerahan SK secara simbolis oleh wabup, yang dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan ucapan selamat kepada seluruh tenaga PPPK yang telah resmi diangkat sebagai aparatur pemerintah.(yls)
Laporan ZULFADHLI, Bagansiapiapi
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…