Categories: Rokan Hilir

Pencarian Korban Buaya Berakhir, Potongan Tubuh Ditemukan di Parit Proyek

RIAUPOS.CO – Tim gabungan akhirnya menemukan titik terang dalam pencarian Khalifah Anwar alias Nuar (70), warga Kepenghuluan Bangko Kiri, Kecamatan Bangko Pusako, yang diduga menjadi korban serangan buaya.

Tim pencari menemukan bagian tubuh korban di area Parit Proyek. “Potongan kaki korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” ungkap Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kapolsek Bangko Pusako Iptu A Ruben SH MH.

Kapolres menjelaskan bahwa pencarian sudah dimulai sejak Rabu malam (23/4) setelah korban dilaporkan hilang. Upaya pencarian dilanjutkan keesokan harinya oleh warga dan tim gabungan yang melibatkan berbagai unsur.

Proses pencarian dilakukan di bantaran Sungai Bangko di belakang rumah korban yang berlokasi di Jalan Penghulu Usman, lalu diperluas ke beberapa lokasi lain termasuk Parit Proyek di Jalan Guru Zainal, Kelurahan Bangko Kanan.

“Di Parit Proyek, ditemukan potongan tubuh korban berupa kepala dan organ hati,” kata Kapolres.

Dugaan sementara, korban diterkam buaya saat tengah beraktivitas di belakang rumah yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Bangko.

Dengan ditemukannya bagian tubuh korban, pencarian resmi dihentikan. Kapolsek mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di tepi sungai guna mencegah serangan buaya.

Menurutnya, wilayah Kecamatan Bangko Pusako yang berbatasan langsung dengan Sungai Bangko memang rawan, khususnya di kawasan Bangko Kiri dan Bangko Kanan yang banyak rumah warga berdiri di pinggir sungai.

“Diduga buaya muara telah meluas hingga ke sekitar pemukiman warga, mungkin karena dampak dari pembangunan kanal untuk keperluan drainase perkebunan dan pemukiman,” terang Kapolsek.

Ia juga menyebut sejumlah daerah rawan serangan buaya seperti Bangko Kiri, Bangko Kanan, Bangko Mukti, Sungai Manasib, Teluk Bano I, Bangko Permata, Bangko Pusaka, dan Pematang Damar.

Sebelumnya, cucu korban, Nursalam, sempat datang ke rumah sang kakek pada Rabu sore namun tidak menemukan beliau. Di bagian belakang rumah, hanya ditemukan handuk korban yang tergantung di tepi sungai. Sebelum mandi, korban diketahui sempat membersihkan rumput di sekitar sungai.

Sekretaris Camat (Sekcam) Bangko Pusako, Yusri, menyampaikan rasa duka atas kejadian tragis yang menimpa warganya. “Kami sangat berduka,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi ancaman buaya karena lokasi sungai yang dekat dengan permukiman warga.

Laporan ZULFADLI, Bagansiapiapi

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

16 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

17 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

18 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

19 jam ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago