Sejumlah produk khas daerah ditampilkan Pemerintah Daerah Rokan Hilir (Rohil) di stan bazar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Dumai. (DISKOMINFO ROHIL UNTUK RIAU POS)
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sejumlah produk khas daerah ditampilkan Pemerintah Daerah Rokan Hilir (Rohil) di stan bazar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Dumai.
Bupati Rohil Afrizal Sintong saat mengunjungi stan bazar Rohil mendampingi Pj Sekdaprov Riau Indra SE serta kepala daerah lainnya tampak semringah melihat antusias pengunjung di stan bazar Rohil.
‘’Alhamdulillah stan bazar Rohil banyak dikunjungi, karena masyarakat banyak mencari produk hasil UMKM dan home industri khas daerah Rohil seperti produk olahan hasil laut,seperti terasi, ikan salai, udang pukul, dan ikan asin,’’ kata Afrizal Sintong.
Berbagai produk khas itu, terangnya, diminati masyarakat karena memang memiliki cita rasa yang khas.
‘’Produk unggulan ini sangat diminati dan dicari masyarakat sebagai oleh-oleh khas Rohil,’’ katanya.
Bupati berharap stan bazar bazar Rohil mendapat penilaian yang baik serta memperoleh juara pada iven MTQ ke-42 Provinsi Riau tahun ini.
Adapun berbagai macam produk yang ditampilkan adalah dari UMKM di bawah binaan Dinas Koperasi dan Disperindagsar Rohil maupun dari Dinas Perikanan Rohil.
Di antaranya produk unggulan daerah dan home industri seperti kacang pukul, manisan asam kelubi, udang pukul (ebi), terasi, kerupuk ikan, kerupuk udang dan berbagai jenis cemilan.
Selain itu juga ada makan olahan dari hasil laut seperti ikan salai, ikan asin, ada kecap, tauco serta produk kerajinan tangan dari limbah lidi sawit yang diolah menjadi tas dan dompet, tenunan, tanjak, tepak dan baju batik bagan.
Sementara untuk bangunan stan yang ditampilkan berbentuk bangunan Kantor Bupati Rohil dengan bagian depan berupa empat tiang pilar besar dengan desain bangunan modern serta berciri khas Negeri Seribu Kubah dengan kubah di bagian atasnya dihiasi warna cat putih kombinasi kuning serta selembayung.(fad)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…